Manado (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) terus meningkatkan transaksi QRIS bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Kami memberikan insentif transaksi digital melalui QRIS kepada 1.000 pengunjung pameran/bazar UMKM di HUT Kabupaten Kepulauan Sangihe yang ke-601 tahun," kata Kepala BI Perwakilqn Sulut Joko Supratikto, di Sangihe, usai mengikuti upacara memperingati HUT Kabupaten Kepulauan Sangihe ke-601 tahun, di Tahuna, Sabtu.
Dia mengatakan hal ini pihaknya lakukan untuk meningkatkan pengguna QRIS bagi masyarakat kepulauan Sangihe.
Jadi, katanya, masyarakat hanya dengan membayar Rp601 sudah bisa mendapatkan voucer makanan atau minuman seharga Rp20.000.
BI berharap, hal ini mampu mendorong penggunaan QRIS bagi pengguna baru.
Juga, katanya, bisa meningkatkan minat masyarakat bertransaksi secara non-tunai.
Serta, kata Joko, memperluas adopsi pembayaran digital di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Melalui rangkaian kegiatan ini, katanya, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan literasi rupiah, memperkuat kecintaan terhadap mata uang Rupiah.
Serta, katanya, mempercepat transformasi digital sistem pembayaran di Kabupaten Kepulauan Sangihe.