Wakil Bupati Minut Ingatkan Warga Waspada Bencana
Rabu, 18 Mei 2016 11:00 WIB
Wakil Bupati Minahasa Utara Joppi Lengkong (1)
Minahasa Utara, 18/5 (Antara Sulut) - Wakil Bupati Minahasa Utara Joppi Lengkong mengingatkan warga waspada terhadap bencana alam akibat cuaca yang tak menentu.
"Akhir-akhir ini sering terjadi hujan disertai angin kencang. Sekedar himbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menjalankan aktifitasnya," ujar Wakil Bupati di Airmadidi, Rabu.
Seperti halnya pemukiman warga yang berada di area perbukitan kata Lengkong, waspada terhadap wilayah rawan longsor. Pun halnya pemukiman warga di daerah aliran sungai untuk waspada banjir.
"Memang kita semua tidak menginginkan hal itu terjadi, namun setidaknya harus lebih mawas diri agar terhindar dari bencana alam," kata Lengkong.
Bukan hanya itu saja kata Lengkong, para nelayan yang ingin melaut agar dapat membaca iklim, sehingga ketika ada badai kencang setidaknya mengurungkan niat mencari nafkah sampai cuaca normal kembali.
"Dalam situasi ini kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepan, sehingga kerap kali kita lupa ataupun bertindak acuh tak acuh soal cuaca seperti ini, yang padahal dapat mengancam diri kita sendiri. Untuk itulah bersama-sama saling mengingatkan untuk tetap waspada terhadap segala macam ancaman yang terjadi," ujar Lengkong mengingatkan.
Tak lupa Lengkong mengingatkan kepada para pengguna kendaraan roda dua, roda empat atau pun lebih, agar berhati-hati melintasi jalur Minahasa Utara karena jalanan licin.
"Apapun keadaannya, baik itu berhubungan dengan sampah masyarakat agar tidak membuang sampah di selokan air sehingga tidak berserakan dijalanan juga menghindari banjir," ujarnya.
"Akhir-akhir ini sering terjadi hujan disertai angin kencang. Sekedar himbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menjalankan aktifitasnya," ujar Wakil Bupati di Airmadidi, Rabu.
Seperti halnya pemukiman warga yang berada di area perbukitan kata Lengkong, waspada terhadap wilayah rawan longsor. Pun halnya pemukiman warga di daerah aliran sungai untuk waspada banjir.
"Memang kita semua tidak menginginkan hal itu terjadi, namun setidaknya harus lebih mawas diri agar terhindar dari bencana alam," kata Lengkong.
Bukan hanya itu saja kata Lengkong, para nelayan yang ingin melaut agar dapat membaca iklim, sehingga ketika ada badai kencang setidaknya mengurungkan niat mencari nafkah sampai cuaca normal kembali.
"Dalam situasi ini kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepan, sehingga kerap kali kita lupa ataupun bertindak acuh tak acuh soal cuaca seperti ini, yang padahal dapat mengancam diri kita sendiri. Untuk itulah bersama-sama saling mengingatkan untuk tetap waspada terhadap segala macam ancaman yang terjadi," ujar Lengkong mengingatkan.
Tak lupa Lengkong mengingatkan kepada para pengguna kendaraan roda dua, roda empat atau pun lebih, agar berhati-hati melintasi jalur Minahasa Utara karena jalanan licin.
"Apapun keadaannya, baik itu berhubungan dengan sampah masyarakat agar tidak membuang sampah di selokan air sehingga tidak berserakan dijalanan juga menghindari banjir," ujarnya.
Pewarta : Melky Rudolf Tumiwa
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dihadiri Wagub Sulut, Bupati Sangihe: Tulude momentum pererat persaudaraan
31 January 2026 19:38 WIB
Terpopuler - Minahasa Utara
Lihat Juga
Munas Apkasi Minahasa Utara ditutup, Wamendagri: Dukung visi Indonesia Emas 2045
31 May 2025 13:52 WIB
Pemkab Minahasa Utara imbau warga waspadai dampak curah hujan tinggi
04 February 2023 19:06 WIB, 2023
Komunitas Likupang Raya gelar penghijauan mangrove peringati Hari Pohon Sedunia
21 November 2022 22:17 WIB, 2022