Manado (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Peduli Kenali dan Adukan (PEKA) akan meningkatkan kesadaran konsumen cerdas dalam bertransaksi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Ini adalah program Bank Indonesia yang berfokus pada edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui tagline Peduli, Kenali, dan Adukan," kata Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto, di Manado, Kamis.

Dia mengatajan program ini tujuannya adalah meningkatkan kesadaran konsumen mengenai manfaat, risiko, dan keamanan produk serta jasa keuangan.

Sehingga, katanya, mereka dapat bertransaksi secara cerdas dan terlindungi dari penipuan digital serta praktik bisnis tidak etis. 

Ia menjelaskan lewat tagline peduli, konsumen harus perhatikan dan pahami secara seksama manfaat, risiko, dan keamanan produk serta jasa keuangan yang ditawarkan, terutama yang berkaitan dengan transaksi digital. 

Kemudian, kenali risiko penipuan digital, seperti phishing atau upaya rekayasa sosial (social engineering), serta jaga kerahasiaan data pribadi dan gunakan kata sandi yang kuat. 

Segera laporkan atau adukan segala bentuk masalah, penipuan, atau kendala yang dihadapi dalam transaksi keuangan kepada Bank Indonesia melalui layanan pengaduan yang tersedia. 

Program ini memberdayakan masyarakat untuk menggunakan hak-hak mereka dan membuat keputusan finansial yang lebih cerdas. 

Memberikan perlindungan terhadap konsumen dari aktivitas penipuan yang semakin marak, khususnya di era digital. 

Ia mengatakan program ini bisa membantu menciptakan lingkungan transaksi yang aman dan terpercaya, serta mendorong praktik bisnis yang adil antara konsumen dan penyelenggara layanan keuangan.