1567 guru terima sertifikasi "carry Over" 2012
Sabtu, 16 Agustus 2014 20:04 WIB
Manado, 16/8 (AntaraSulut) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manado menyatakan, sebanyak 1.567 guru setempat menerima SK pembayaran tunjangan sertifikasi guru "carry over" tahun 2012.
"Dana bagi para penerimanya sedang dalam proses, karena SK sudah kami terima dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Kepala Dinas Pendidikan Manado Dante Tombeg di Manado, Sabtu. Ia mengatakan, para guru penerima dana sertifikasi tersebut sebelumnya, berjumlah 2.859 orang, namun yang lainya belum menerima SK dari Kementerian.
"Jumlah tersebut terdiri dari guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK sampai pengawas sekota Manado," kata Dante.
Ia menyebutkan, sebelumnya guru yang diusulkan menerima dana sertifikasi "carry over" 2012 adalah 2.859 orang dengan rincian, TK berjumlah 87 orang, SD sebanyak 981 orang, SMP 726 orang, SMA 571 orang dan SMK sebanyak 368 orang.
"Khusus untuk pengawas di berjumlah 26 yang diusulkan untuk menerima dana setifikasi sejak 2012 atau carry over," kata Dante.
Ia mengatakan, jumlah tersebut adalah usulan yang disampaikan Dinas Pendidikan Manado ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta pada 2014 ini, kembali.
Namun ia mengatakan dari usulan yang disampaikan untuk "carry over" sebanyak 1.292 belum dapat, karena masih dalam proses, dan SK belum keluar namun Dinas Pendidikan masih menunggu.
Begitu prosesnya selesai, menurut Dante maka dananya segera ditransfer ke rekening pada guru, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hal tersebut menurut Dante sudah dilaporkan kepada Wali Kota Manado, serta diberitahukan kepada para guru yang menerimanya, sehingga tidak ada lagi keresahan di antara para guru karena dana sertifikasi tersebut.***3***M.F.Said 16-8-2014 21.06
"Dana bagi para penerimanya sedang dalam proses, karena SK sudah kami terima dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Kepala Dinas Pendidikan Manado Dante Tombeg di Manado, Sabtu. Ia mengatakan, para guru penerima dana sertifikasi tersebut sebelumnya, berjumlah 2.859 orang, namun yang lainya belum menerima SK dari Kementerian.
"Jumlah tersebut terdiri dari guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK sampai pengawas sekota Manado," kata Dante.
Ia menyebutkan, sebelumnya guru yang diusulkan menerima dana sertifikasi "carry over" 2012 adalah 2.859 orang dengan rincian, TK berjumlah 87 orang, SD sebanyak 981 orang, SMP 726 orang, SMA 571 orang dan SMK sebanyak 368 orang.
"Khusus untuk pengawas di berjumlah 26 yang diusulkan untuk menerima dana setifikasi sejak 2012 atau carry over," kata Dante.
Ia mengatakan, jumlah tersebut adalah usulan yang disampaikan Dinas Pendidikan Manado ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta pada 2014 ini, kembali.
Namun ia mengatakan dari usulan yang disampaikan untuk "carry over" sebanyak 1.292 belum dapat, karena masih dalam proses, dan SK belum keluar namun Dinas Pendidikan masih menunggu.
Begitu prosesnya selesai, menurut Dante maka dananya segera ditransfer ke rekening pada guru, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hal tersebut menurut Dante sudah dilaporkan kepada Wali Kota Manado, serta diberitahukan kepada para guru yang menerimanya, sehingga tidak ada lagi keresahan di antara para guru karena dana sertifikasi tersebut.***3***M.F.Said 16-8-2014 21.06
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo: MBG, kesehatan gratis, pendidikan adalah motor kesejahteraan bangsa
02 February 2026 17:23 WIB
Bicara di hadapan akademisi Inggris, Prabowo paparkan visi pendidikan Indonesia
21 January 2026 7:07 WIB
Pangdam Merdeka: Sekolah Rakyat wujud perhatian negara buka akses pendidikan
16 January 2026 7:07 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Rakercab DPC ADAKSI Unima dorong dosen berintegritas-berdaya saing digital
17 February 2026 18:51 WIB