WIKA: Bendungan Kuwil reduksi 50 persen debit banjir
Senin, 15 Agustus 2022 20:52 WIB
Deputi Manajer Proyek Bendungan Kuwil-Kawangkoan, PT Wijaya Karya (WIKA), Bismayoedi di Manado, Sulut, Senin (15/8/2022). Ia mengatakan pembangunan bendungan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulut tersebut dapat mereduksi debit banjir 40-50 persen. FOTO ANTARA/Karel A Polakitan
Manado (ANTARA) - Deputi Manajer Proyek Bendungan Kuwil-Kawangkoan, PT Wijaya Karya (WIKA), Bismayoedi mengatakan pembangunan bendungan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) tersebut dapat mereduksi debit banjir di kisaran 40-50 persen.
"Tujuan utama dibangunnya Bendungan Kuwil-Kawangkoan ini adalah untuk pengendalian banjir dan mereduksi debit banjir," katanya di Manado, Senin.
Karena itu, kata dia, pembangunan Bendungan Kuwil-Kawangkoan ini sangat strategis mencegah dampak banjir yang lebih luas seperti yang pernah terjadi di Kota Manado sebelumnya.
Dari sisi konstruksi dan keamanan, kata dia, dijalankan sesuai dengan persyaratan desainnya dan kualitas pekerjaan dijaga sesuai dengan apa disyaratkan dalam spesifikasi teknisnya.
"Pastinya terencana serta memperkirakan kondisi-kondisi yang memang harus menjadi dasar perhitungan seperti kondisi debit air, cuaca semuanya juga dihitung. Jadi apa yang kami kerjakan dijalankan sesuai rencana," katanya.
Tidak hanya itu, kata dia, Komisi Keamanan Bendungan (KKB) juga intensif melakukan monitoring pengerjaan bendungan melalui laporan yang dikirim periodik
"Data-data yang dikumpul kemudian dianalisa sudah sejauh mana kesesuaian yang dilaksanakan dengan perencanaan atau desain. Kalau ada yang berbeda pasti sudah dikoreksi," katanya.
Pihaknya berharap dukungan masyarakat akan berdampak positif bagi percepatan pembangunan bendungan yang ditargetkan selesai dan diresmikan akhir tahun 2022 ini.
Hingga saat ini, konstruksi bendungan sudah mencapai sekitar 90 persen dengan pekerjaan yang masih berjalan yaitu tubuh bendungan serta fasilitas pendukung lainnya.
Hingga selesai konstruksi, bendungan yang dapat dijadikan salah satu destinasi wisata ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp1,9 triliun, demikian Bismayoedi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PT WIKA: Bendungan Kuwil-Kawangkoan reduksi 50 persen debit banjir
"Tujuan utama dibangunnya Bendungan Kuwil-Kawangkoan ini adalah untuk pengendalian banjir dan mereduksi debit banjir," katanya di Manado, Senin.
Karena itu, kata dia, pembangunan Bendungan Kuwil-Kawangkoan ini sangat strategis mencegah dampak banjir yang lebih luas seperti yang pernah terjadi di Kota Manado sebelumnya.
Dari sisi konstruksi dan keamanan, kata dia, dijalankan sesuai dengan persyaratan desainnya dan kualitas pekerjaan dijaga sesuai dengan apa disyaratkan dalam spesifikasi teknisnya.
"Pastinya terencana serta memperkirakan kondisi-kondisi yang memang harus menjadi dasar perhitungan seperti kondisi debit air, cuaca semuanya juga dihitung. Jadi apa yang kami kerjakan dijalankan sesuai rencana," katanya.
Tidak hanya itu, kata dia, Komisi Keamanan Bendungan (KKB) juga intensif melakukan monitoring pengerjaan bendungan melalui laporan yang dikirim periodik
"Data-data yang dikumpul kemudian dianalisa sudah sejauh mana kesesuaian yang dilaksanakan dengan perencanaan atau desain. Kalau ada yang berbeda pasti sudah dikoreksi," katanya.
Pihaknya berharap dukungan masyarakat akan berdampak positif bagi percepatan pembangunan bendungan yang ditargetkan selesai dan diresmikan akhir tahun 2022 ini.
Hingga saat ini, konstruksi bendungan sudah mencapai sekitar 90 persen dengan pekerjaan yang masih berjalan yaitu tubuh bendungan serta fasilitas pendukung lainnya.
Hingga selesai konstruksi, bendungan yang dapat dijadikan salah satu destinasi wisata ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp1,9 triliun, demikian Bismayoedi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PT WIKA: Bendungan Kuwil-Kawangkoan reduksi 50 persen debit banjir
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi: Bendungan Kuwil Kawangkoan bisa cegah banjir bandang
19 January 2023 12:06 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Pertamina Corporate Wellness 2025, perwira diajak konsisten jalani hidup sehat
10 February 2026 19:37 WIB