Zelenskyy: Donbas luluh lantak digempur pasukan Rusia
Jumat, 20 Mei 2022 9:07 WIB
Boneka teddy bear berada di ayunan di sebelah bangunan yang hancur di distrik Saltivka, ditengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kharkiv, Ukraina, Selasa (17/5/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Ricardo Moraes/RWA/djo (REUTERS/RICARDO MORAES)
Kiev (ANTARA) - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (19/5) mengatakan pasukan Rusia sudah "menghancurkan hingga rata" wilayah industri Donbas.
Ia menuding Moskow melancarkan pengeboman dengan cara yang tidak masuk akal dalam meningkatkan serangannya.
Zelenskyy menuduh pasukan Rusia bermaksud membunuh sebanyak mungkin warga Ukraina serta melakukan perusakan separah mungkin.
Ia juga mengulang kembali tuduhannya bahwa Rusia sedang melakukan pembersihan etnis.
Zelenskyy mengatakan bahwa sementara pasukan Ukraina terus berupaya membebaskan wilayah Kharkiv, Rusia berusaha semakin menekan Donbas, kawasan yang terletak di Ukraina tenggara.
"Di sana seperti neraka --ini tidak dilebih-lebihkan," katanya saat menyampaikan pidato pada Kamis malam.
Ia menambahkan bahwa 12 orang terbunuh dalam "bombardemen brutal yang betul-betul tidak masuk akal" di Severodonetsk pada Kamis.
"Serangan terus terjadi di daerah Odesa, di kota-kota di Ukraina tengah. Donbas hancur sepenuhnya," ujar Zelenskyy.
"Ini adalah upaya yang disengaja dan kriminal untuk membunuh sebanyak mungkin warga Ukraina, untuk menghancurkan sebanyak mungkin rumah, fasilitas sosial dan tempat usaha sebanyak mungkin."
Sumber: Reuters
Baca juga: Zelenskyy minta PBB untuk adili Rusia atas 'kejahatan perang' di Ukraina
Baca juga: Presiden Ukraina minta dukungan lewat video di acara Grammy Awards
Ia menuding Moskow melancarkan pengeboman dengan cara yang tidak masuk akal dalam meningkatkan serangannya.
Zelenskyy menuduh pasukan Rusia bermaksud membunuh sebanyak mungkin warga Ukraina serta melakukan perusakan separah mungkin.
Ia juga mengulang kembali tuduhannya bahwa Rusia sedang melakukan pembersihan etnis.
Zelenskyy mengatakan bahwa sementara pasukan Ukraina terus berupaya membebaskan wilayah Kharkiv, Rusia berusaha semakin menekan Donbas, kawasan yang terletak di Ukraina tenggara.
"Di sana seperti neraka --ini tidak dilebih-lebihkan," katanya saat menyampaikan pidato pada Kamis malam.
Ia menambahkan bahwa 12 orang terbunuh dalam "bombardemen brutal yang betul-betul tidak masuk akal" di Severodonetsk pada Kamis.
"Serangan terus terjadi di daerah Odesa, di kota-kota di Ukraina tengah. Donbas hancur sepenuhnya," ujar Zelenskyy.
"Ini adalah upaya yang disengaja dan kriminal untuk membunuh sebanyak mungkin warga Ukraina, untuk menghancurkan sebanyak mungkin rumah, fasilitas sosial dan tempat usaha sebanyak mungkin."
Sumber: Reuters
Baca juga: Zelenskyy minta PBB untuk adili Rusia atas 'kejahatan perang' di Ukraina
Baca juga: Presiden Ukraina minta dukungan lewat video di acara Grammy Awards
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Artikel
Lihat Juga
Ekonomi di Antara Riuh Pasar, Membaca Pertumbuhan Sulawesi Utara 5,39 persen
16 December 2025 21:08 WIB