POCO sebut harga ponsel normal meski PPN akan naik
Rabu, 30 Maret 2022 9:27 WIB
Sejumlah ponsel merk POCO. (ANTARA/Naufal Ammar)
Jakarta (ANTARA) - Merk ponsel asal China, POCO, menyatakan harga ponsel mereka normal meski pun pemerintah akan menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 11 persen.
"Untuk ponsel yang sudah beredar, POCO memastikan tidak ada kenaikan harga," kata Kepala Pemasaran POCO Indonesia, Andi Renreng, saat pertemuan virtual dengan wartawan, Selasa (29/3).
Untuk ponsel yang baru saja diluncurkan, M4 Pro, Andi mengatakan harga tidak terdampak kenaikan PPN 11 persen. Dia juga mengatakan dengan adanya peraturan ini, tidak berarti POCO serta-merta menaikkan harga.
"POCO Indonesia selalu mendukung semua kebijakan dan peraturan pemerintah," kata Andi.
POCO, yang semula berada di bawah Xiaomi, merupakan salah satu merk ponsel gaming yang beredar di Indonesia. Meski pun sudah menjadi merk independen, POCO menyumbang pertumbuhan Xiaomi di Indonesia sehingga menduduki posisi keempat dengan pangsa pasar 15,2 persen berdasarkan analisis IDC
Menurut POCO Indonesia, semakin banyak permintaan dari dalam negeri untuk merasakan ponsel dengan teknologi terkini.
"Terlihat dari banyaknya ponsel dan teknologi yang masuk ke Indonesia dan maraknya merk yang mencoba meluncurkan produk dalam waktu dekat," kata Andi.
IDC Indonesia memperkirakan pasar ponsel di Indonesia semakin membaik, mereka memprediksi tahun ini naik 8 persen dari tahun 2021.
Melihat prediksi yang positif tahun ini, POCO berpendapat saat ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk meraih pasar di Indonesia.
Pemerintah menaikkan PPN menjadi 11 persen mulai 1 April, dari sebelumnya sebesar 10 persen.
"Untuk ponsel yang sudah beredar, POCO memastikan tidak ada kenaikan harga," kata Kepala Pemasaran POCO Indonesia, Andi Renreng, saat pertemuan virtual dengan wartawan, Selasa (29/3).
Untuk ponsel yang baru saja diluncurkan, M4 Pro, Andi mengatakan harga tidak terdampak kenaikan PPN 11 persen. Dia juga mengatakan dengan adanya peraturan ini, tidak berarti POCO serta-merta menaikkan harga.
"POCO Indonesia selalu mendukung semua kebijakan dan peraturan pemerintah," kata Andi.
POCO, yang semula berada di bawah Xiaomi, merupakan salah satu merk ponsel gaming yang beredar di Indonesia. Meski pun sudah menjadi merk independen, POCO menyumbang pertumbuhan Xiaomi di Indonesia sehingga menduduki posisi keempat dengan pangsa pasar 15,2 persen berdasarkan analisis IDC
Menurut POCO Indonesia, semakin banyak permintaan dari dalam negeri untuk merasakan ponsel dengan teknologi terkini.
"Terlihat dari banyaknya ponsel dan teknologi yang masuk ke Indonesia dan maraknya merk yang mencoba meluncurkan produk dalam waktu dekat," kata Andi.
IDC Indonesia memperkirakan pasar ponsel di Indonesia semakin membaik, mereka memprediksi tahun ini naik 8 persen dari tahun 2021.
Melihat prediksi yang positif tahun ini, POCO berpendapat saat ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk meraih pasar di Indonesia.
Pemerintah menaikkan PPN menjadi 11 persen mulai 1 April, dari sebelumnya sebesar 10 persen.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu: Purbaya sebut potensi serap PPN transaksi luar negeri Rp84 triliun
22 January 2026 20:30 WIB
Berpotensi hilang penerimaan Rp70 triliun, Menkeu kaji ulang opsi penurunan PPN
28 October 2025 17:10 WIB
Selang Januari 2025 penerimaan pajak sektor digital mencapai Rp1,08 triliun
12 February 2025 6:16 WIB
Menko Polkam minta masyarakat tak perlu khawatir dengan PPN 12 persen
02 January 2025 9:07 WIB, 2025
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
BI harapkan Pemkab Sangihe optimalkan penerimaan daerah melalui kanal digital
02 February 2026 10:03 WIB
Anggota DPR nilai perampingan BUMN ciptakan efisiensi Rp50 triliun tanpa PHK
02 February 2026 6:03 WIB
Airlangga: Pesan Presiden agar SRO jaga operasional bursa di tengah transisi
01 February 2026 7:48 WIB