Dua petarung Indonesia catat hasil manis di ONE Championship
Sabtu, 12 Maret 2022 11:22 WIB
Wasit mengangkat tangan petarung Indonesia Adrian Mantteis usai mengalahkan Alex Silva asal Brazil pada laga ONE Championship bertajuk ONE: LIGHTS OUT di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Jumat (11/3/2022). (ANTARA/HO/ONE Championship)
Jakarta (ANTARA) - Petarung andalan Indonesia di ONE Championship, Adrian Mattheis dan Eko Roni Saputra mencatatkan hasil manis pada kejuaraan tarung bebas internasional dengan tajuk ONE: LIGHTS OUT di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Jumat (11/3) malam.
Adrian Mattheis, berdasarkan data resmi dari ONE Championship, Sabtu meraih kemenangan atas mantan juara dunia divisi Strawweight sekaligus sang idola, Alex Silva. Kemenangan yang diraih pun terasa istimewa karena bisa menang KO seperti yang diharapkan.
Dengan kemenangan ini, petarung yang berjuluk Papua Badboy itu mengoleksi rekor 9-5 dengan 8 kemenangan diperoleh via KO (4) dan kuncian (4).
"Terima kasih Tuhan, saya diberi kesempatan melawan idola saya dan meraih kemenangan," kata Adrian Mattheis saat diwawancarai usai pertarungan.
Laga antara Adrian Matteis melawan Alex Silva berlangsung ketat sejak ronde pertama. Keduanya bahkan sempat adu pukul sebelum petarung asal Brazil itu mampu menguasai keadaan. Hanya saja, petarung Indonesia mampu melepas tekanan lawan.
Pada ronde kedua laga berlangsung tambah sengit. Adrian yang mempunyai hasrat tinggi mengalahkan sang idola terus menekan dan sempat mendaratkan pukulan telak ke Alex Silva. Pukulan itu membuat sang lawan roboh.
Pada kesempatan tersebut, Adrian terus memukul kepala Alex Silva dan hingga akhirnya sang wasit menghentikan pertarungan. Adrian dinyatakan menang KO di ronde kedua meski Alex Silva sempat melayangkan protes kepada wasit yang memimpin laga.
Sementara itu, Eko Roni Saputra juga tampil apik sehingga mampu mengalahkan wakil dari Kamboja Chan Rothana. Tidak membutuhkan waktu lama bagi petarung asal Samarinda itu untuk mengalahkan sang lawan yakni satu menit 41 detik di ronde pertama.
Apa yang diraih Eko Roni Saputra memang sesuai prediksi. Meski mengawali petarungan dengan tidak menggebu-gebu, petarung yang berjuluk Dynamite berlaga dengan tenang dan sesekali melakukan pukulan kerasnya.
Begitu lawan goyang, Eko Roni Saputra langsung menekan dan dengan posisi di belakang Chan, jawara gulat Indonesia itu melakukan kuncian leher. Meski sempat bertahan, petarung asal Kamboja itu akhirnya menyerah.
Dengan hasil ini menambah daftar panjang kemenangan Eko Roni Saputra di ONE Championship. Tidak hanya itu, kemenangan atas Chan Rothana diprediksi bakal menaikkan peringkat dan berpeluang melawan lima besar di divisi flyweight.
Adrian Mattheis, berdasarkan data resmi dari ONE Championship, Sabtu meraih kemenangan atas mantan juara dunia divisi Strawweight sekaligus sang idola, Alex Silva. Kemenangan yang diraih pun terasa istimewa karena bisa menang KO seperti yang diharapkan.
Dengan kemenangan ini, petarung yang berjuluk Papua Badboy itu mengoleksi rekor 9-5 dengan 8 kemenangan diperoleh via KO (4) dan kuncian (4).
"Terima kasih Tuhan, saya diberi kesempatan melawan idola saya dan meraih kemenangan," kata Adrian Mattheis saat diwawancarai usai pertarungan.
Laga antara Adrian Matteis melawan Alex Silva berlangsung ketat sejak ronde pertama. Keduanya bahkan sempat adu pukul sebelum petarung asal Brazil itu mampu menguasai keadaan. Hanya saja, petarung Indonesia mampu melepas tekanan lawan.
Pada ronde kedua laga berlangsung tambah sengit. Adrian yang mempunyai hasrat tinggi mengalahkan sang idola terus menekan dan sempat mendaratkan pukulan telak ke Alex Silva. Pukulan itu membuat sang lawan roboh.
Pada kesempatan tersebut, Adrian terus memukul kepala Alex Silva dan hingga akhirnya sang wasit menghentikan pertarungan. Adrian dinyatakan menang KO di ronde kedua meski Alex Silva sempat melayangkan protes kepada wasit yang memimpin laga.
Sementara itu, Eko Roni Saputra juga tampil apik sehingga mampu mengalahkan wakil dari Kamboja Chan Rothana. Tidak membutuhkan waktu lama bagi petarung asal Samarinda itu untuk mengalahkan sang lawan yakni satu menit 41 detik di ronde pertama.
Apa yang diraih Eko Roni Saputra memang sesuai prediksi. Meski mengawali petarungan dengan tidak menggebu-gebu, petarung yang berjuluk Dynamite berlaga dengan tenang dan sesekali melakukan pukulan kerasnya.
Begitu lawan goyang, Eko Roni Saputra langsung menekan dan dengan posisi di belakang Chan, jawara gulat Indonesia itu melakukan kuncian leher. Meski sempat bertahan, petarung asal Kamboja itu akhirnya menyerah.
Dengan hasil ini menambah daftar panjang kemenangan Eko Roni Saputra di ONE Championship. Tidak hanya itu, kemenangan atas Chan Rothana diprediksi bakal menaikkan peringkat dan berpeluang melawan lima besar di divisi flyweight.
Pewarta : Bayu Kuncahyo
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua Gimnastik Indonesia sebut tidak ada istilah diskualifikasi atlet Israel
10 October 2025 13:23 WIB
Danlanud Sam Ratulangi tutup Bolsel Regional Paragliding Championship and Festival 2024
12 November 2024 22:16 WIB, 2024
Astra Honda raih podium kedua Suzuka 4 Hours FIM Endurance World Championship 2023
12 July 2023 8:13 WIB, 2023
Indonesia tampil juara umum Bridge Asia Cup 2022 setelah raih dua emas
25 October 2022 19:12 WIB, 2022
Dua crosser Astra Honda kuasai podium IndoMX National Championship di Sulsel
15 September 2022 22:01 WIB, 2022
Delapan jagoan bakal bersanding di ONE Flyweight Muay Thai World GP 2022
19 April 2022 13:41 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Pemain Arsenal Mikel Merino cedera serius, Arteta pertimbangan cari pengganti
03 February 2026 7:31 WIB