Pertamina membantu BBM bagi truk pengangkut sembako terdampak banjir
Selasa, 16 November 2021 10:34 WIB
PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat memberikan bantuan BBM jenis Pertamina Dex kepada para sopir truk yang mengangkut berbagai kebutuhan pokok yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak banjir di beberapa kabupaten di Provinsi Kalbar. (Foto ANTARA/Andilala)
Manado (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat memberikan bantuan bahan bakar minyak jenis pertamina dex untuk truk pengangkut kebutuhan pokok yang akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir di beberapa kabupaten di Kalbar.
"Untuk hari ini kami memberikan bantuan bagi enam truk yang akan mengangkut sembako ke Kabupaten Sintang dan sekitarnya," kata Sales Branch Manajer Pertamina Wilayah I Kalbar, Farid Akbar di Pontianak, Selasa.
Dia menjelaskan, pihaknya mendukung upaya pemerintah dan pihak lainnya yang dengan bergotong royong memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Sekadau, Sanggau, dan Ketapang.
"Pertamina juga bersyukur bisa turut berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Kami turut prihatin dengan saudara-saudara kita yang terdampak banjir," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk kali ini pihaknya berpartisipasi meringankan musibah yang tengah dialami saudara dalam bentuk memberikan dukungan bantuan BBM bagi truk pengangkut bantuan sembako tersebut.
"Kami memberikan bantuan BBM berupa pertamina dex dengan tujuan membantu meringankan beban masyarakat. Selain itu kami turut mengedukasi warga dan pengguna kendaraan bermesin diesel untuk mulai mencoba BBM ramah lingkungan dengan menggunakan pertamina dex," katanya.
Karena, menurut dia, dengan menggunakan pertamina dex mesin kendaraan akan lebih kuat tarikannya dan lebih irit. Pertamina dex juga memiliki beberapa keunggulan di antaranya bisa membersihkan mesin, emisi gas buang juga jauh berbeda jika dibanding menggunakan BBM jenis solar.
"Dengan menggunakan pertamina dex bisa dipastikan mesin kendaraan diesel akan lebih bagus," ujar Farid.
Sementara itu, Mus salah seorang sopir yang mengangkut sembako untuk masyarakat terdampak banjir menyampaikan terima kasih kepada Pertamina yang membantu BBM gratis jenis pertamina dex.
"Alhamdulillah dengan dibantu dari segi BBM oleh pihak Pertamina kami tidak perlu repot membeli BBM, malah kami dibantu dengan BBM kualitas tinggi, sehingga membuat tarikan mesin menjadi kuat atau kencang," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk perjalanan pergi dan pulang dari Pontianak tujuan Kapuas Hulu dan sebaliknya mereka membutuhkan BBM sebanyak 225 liter. "Semoga dengan bantuan BBM ini bantuan sembako juga cepat sampai kepada masyarakat terdampak banjir," katanya.
Kabupaten yang saat ini terdampak banjir, di antaranya Kabupaten Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Sekadau, Sanggau, dan Kabupaten Ketapang.
Data BPBD Sintang menunjukkan, bencana banjir yan masih melanda Kabupaten Sintang itu telah berdampak di 12 kecamatan, sebanyak 140.468 jiwa terdampak banjir tersebut, dan dua warga dilaporkan meninggal dunia, dan sebanyak 35.117 unit rumah yang terendam banjir hingga 3 meter.
"Untuk hari ini kami memberikan bantuan bagi enam truk yang akan mengangkut sembako ke Kabupaten Sintang dan sekitarnya," kata Sales Branch Manajer Pertamina Wilayah I Kalbar, Farid Akbar di Pontianak, Selasa.
Dia menjelaskan, pihaknya mendukung upaya pemerintah dan pihak lainnya yang dengan bergotong royong memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Sekadau, Sanggau, dan Ketapang.
"Pertamina juga bersyukur bisa turut berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Kami turut prihatin dengan saudara-saudara kita yang terdampak banjir," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk kali ini pihaknya berpartisipasi meringankan musibah yang tengah dialami saudara dalam bentuk memberikan dukungan bantuan BBM bagi truk pengangkut bantuan sembako tersebut.
"Kami memberikan bantuan BBM berupa pertamina dex dengan tujuan membantu meringankan beban masyarakat. Selain itu kami turut mengedukasi warga dan pengguna kendaraan bermesin diesel untuk mulai mencoba BBM ramah lingkungan dengan menggunakan pertamina dex," katanya.
Karena, menurut dia, dengan menggunakan pertamina dex mesin kendaraan akan lebih kuat tarikannya dan lebih irit. Pertamina dex juga memiliki beberapa keunggulan di antaranya bisa membersihkan mesin, emisi gas buang juga jauh berbeda jika dibanding menggunakan BBM jenis solar.
"Dengan menggunakan pertamina dex bisa dipastikan mesin kendaraan diesel akan lebih bagus," ujar Farid.
Sementara itu, Mus salah seorang sopir yang mengangkut sembako untuk masyarakat terdampak banjir menyampaikan terima kasih kepada Pertamina yang membantu BBM gratis jenis pertamina dex.
"Alhamdulillah dengan dibantu dari segi BBM oleh pihak Pertamina kami tidak perlu repot membeli BBM, malah kami dibantu dengan BBM kualitas tinggi, sehingga membuat tarikan mesin menjadi kuat atau kencang," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk perjalanan pergi dan pulang dari Pontianak tujuan Kapuas Hulu dan sebaliknya mereka membutuhkan BBM sebanyak 225 liter. "Semoga dengan bantuan BBM ini bantuan sembako juga cepat sampai kepada masyarakat terdampak banjir," katanya.
Kabupaten yang saat ini terdampak banjir, di antaranya Kabupaten Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Sekadau, Sanggau, dan Kabupaten Ketapang.
Data BPBD Sintang menunjukkan, bencana banjir yan masih melanda Kabupaten Sintang itu telah berdampak di 12 kecamatan, sebanyak 140.468 jiwa terdampak banjir tersebut, dan dua warga dilaporkan meninggal dunia, dan sebanyak 35.117 unit rumah yang terendam banjir hingga 3 meter.
Pewarta : Andilala
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gibran turun langsung tinjau banjir dan minta prioritaskan kesehatan warga
19 January 2026 19:33 WIB
Pangkoarmada pastikan personel TNI AL terus bantu korban banjir di Siau-Sulut
14 January 2026 20:42 WIB
Terpopuler - Sulut Update
Lihat Juga
Dankodaeral VIII kunjungi Talaud, masalah melibatkan prajurit TNI AL ditangani tegas
28 January 2026 6:15 WIB