Pandemi COVID-19 perkuat hubungan Indonesia dan Singapura
Senin, 13 September 2021 13:48 WIB
Perwakilan IGene Laboratory menyerahkan bantuan 25.000 RT-PCR SARS-CoV-2 test kits secara simbolis kepada Dubes RI untuk Singapura Suryo Pratomo, Senin (13/9/2021). ANTARA/HO-KBRI Singapura
Batam (ANTARA) - Pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini terbukti semakin memperkuat hubungan antara dua negara bertetangga, Indonesia dan Singapura di level pemerintahan, bisnis dan antarmanusia, kata Dubes RI untuk Singapura Suryo Pratomo.
Ia menyatakan saat kondisi pandemi di Tanah Air sempat memburuk, Indonesia menerima bantuan dari berbagai pihak di Singapura untuk membantu program pemulihan.
"Silver lining dari pandemi adalah membuktikan kekuatan hubungan antara Indonesia dan Singapura di berbagai level," kata Dubes dalam keterangan tertulis, Senin.
Pada Senin (12/9) KBRI di Singapura menerima bantuan dari pelaku bisnis dan diaspora Indonesia di negara setempat. Bantuan itu merupakan bentuk solidaritas terhadap upaya menghadapi pandemi COVID-19 di Tanah Air.
IGene Laboratory Pte Ltd menyerahkan bantuan berupa 25.000 RT-PCR SARS-CoV-2 test kits kepada Duta Besar Suryo Pratomo.
Penyerahan dilakukan Chief Executive IGene Laboratory Kane Black yang selanjutnya akan diserahkan kepada RSPAD Gatot Soebroto dan RSAU Dr Esnawan Antariksa.
Kane Black menyatakan IGene Laboratory diharapkan dapat turut memainkan peran dalam membantu Indonesia melawan pandemi COVID-19 di masa sulit seperti ini.
Sementara diaspora Indonesia di Singapura yang diwakilkan oleh Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia di Singapura (FKMIS) memberikan 3.500 kotak surgical mask.
Bantuan masker akan disalurkan kepada para tenaga medis di beberapa rumah sakit yang ada di Jakarta.
Rencananya keseluruhan bantuan tersebut akan diangkut pesawat C-130 Hercules TNI AU pada Senin, (13/9) dari Paya Lebar Air Base Singapura dengan tujuan Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Indonesia.
Ia menyatakan saat kondisi pandemi di Tanah Air sempat memburuk, Indonesia menerima bantuan dari berbagai pihak di Singapura untuk membantu program pemulihan.
"Silver lining dari pandemi adalah membuktikan kekuatan hubungan antara Indonesia dan Singapura di berbagai level," kata Dubes dalam keterangan tertulis, Senin.
Pada Senin (12/9) KBRI di Singapura menerima bantuan dari pelaku bisnis dan diaspora Indonesia di negara setempat. Bantuan itu merupakan bentuk solidaritas terhadap upaya menghadapi pandemi COVID-19 di Tanah Air.
IGene Laboratory Pte Ltd menyerahkan bantuan berupa 25.000 RT-PCR SARS-CoV-2 test kits kepada Duta Besar Suryo Pratomo.
Penyerahan dilakukan Chief Executive IGene Laboratory Kane Black yang selanjutnya akan diserahkan kepada RSPAD Gatot Soebroto dan RSAU Dr Esnawan Antariksa.
Kane Black menyatakan IGene Laboratory diharapkan dapat turut memainkan peran dalam membantu Indonesia melawan pandemi COVID-19 di masa sulit seperti ini.
Sementara diaspora Indonesia di Singapura yang diwakilkan oleh Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia di Singapura (FKMIS) memberikan 3.500 kotak surgical mask.
Bantuan masker akan disalurkan kepada para tenaga medis di beberapa rumah sakit yang ada di Jakarta.
Rencananya keseluruhan bantuan tersebut akan diangkut pesawat C-130 Hercules TNI AU pada Senin, (13/9) dari Paya Lebar Air Base Singapura dengan tujuan Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Indonesia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ahli dari Hospital Singapore jelaskan keuntungan transplantasi hati dari donor hidup
22 January 2026 20:53 WIB
Liga Champions: Napoli vs Copenhagen imbang, Leverkusen takluk dari Olympiacos
21 January 2026 6:57 WIB
Satu korban pesawat ATR 42-500 dievakuasi dari jurang 200 meter di Maros-Sulsel
18 January 2026 21:24 WIB
Terpopuler - Provinsi Sulut
Lihat Juga
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Gubernur Sulut sebut kawasan Sulampua miliki peran strategis ekonomi nasional
20 January 2026 5:48 WIB