Ceko lawan Kroasia imbang 1-1
Sabtu, 19 Juni 2021 2:26 WIB
Pemain Kroasia Luka Modric (10) berebut bola dengan pemain Republik Ceko Vladimir Darida dalam laga Grup D Piala Eropa di Hampden Park, Glasgow, Skotlandia, Jumat (18/6/2021). ANTARA FOTO/Pool via REUTERS/Stu Foster/foc.
Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Republik Ceko terus menjaga peluang untuk melangkah ke babak 16 besar Euro 2020 walau diimbangi Kroasia 1-1 dalam lanjutan Grup D di Stadion Hampden Park, Glasgow, Skotlandia, Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).
Tendangan penalti kontroversial mampu dikonversi oleh Patrik Schick demi membawa Ceko memimpin, tapi Kroasia membalas cepat di awal babak kedua melalui Ivan Perisic.
Dengan hasil tersebut Ceko sementara tetap menduduki puncak klasemen Grup D dengan raihan empat poin, sedangkan Kroasia yang ada di posisi ketiga memperoleh poin pertamanya, demikian catatan laman resmi UEFA.
Kedua tim di atas kertas sama-sama masih berpeluang lolos ke 16 besar, tetapi Kroasia sudah pasti diwajibkan meraih kemenangan di laga terakhirnya jika ingin melaju dari fase grup.
Ceko yang sudah punya bekal kemenangan dari pertandingan sebelumnya tampil percaya diri dan menekan Kroasia sejak sepak mula, sayang tembakan Vladimir Coufal masih bisa dihadang oleh Domagoj Vida yang pasang badan.
Ceko mengancam lagi pada menit ke-18, kali ini melalui Schick yang berusaha menyambut umpan tarik Coufal, sayang tendangannya terlalu lemah dan mudah saja dijinakkan kiper Dominik Livakovic.
Insiden terjadi di dalam kotak penalti Kroasia pada menit ke-33 saat Schick tetap berbaring seusai duel udara dengan Dejan Lovren menyambut situasi sepak pojok.
Hampir dua menit berlalu sebelum wasit Carlos Del Cerro Grande mendapat masukan dari VAR untuk meninjau langsung tayangan ulang di monitor tepi lapangan dan akhirnya memvonis Lovren melakukan pelanggaran dengan mengangkat lengannya terlalu tinggi hingga menyikut Schick. Ceko mendapat hadiah tendangan penalti.
Dengan hidung yang masih disumpal perban untuk menghentikan pendarahannya, Schick melakoni sendiri tugas sebagai algojo dan dengan dingin menyarangkan bola ke dalam gawang Kroasia demi membawa Ceko memimpin pada menit ke-37.
Kroasia segera memperoleh peluang untuk membalas ketika Ante Rebic lolos dari kawalan di dalam kotak penalti Ceko, tapi penyelesaiannya terlalu melenceng dari sasaran.
Rebic menjadi satu dari dua pemain yang diputuskan diganti oleh pelatih Zlatko Dalic bersama Josip Brekalo. Keduanya masing-masing digantikan Bruno Petkovic dan Luka Ivanusec.
Kroasia mengawali babak kedua dengan sangat positif dan dua menit selepas sepak lanjut, Perisic memamerkan aksi individual menawan menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan ke area tiang jauh yang tak memberi kesempatan kiper Tomas Vaclik bereaksi. Kroasia satu, Ceko satu.
Gol itu menghidupkan kepercayaan diri Kroasia dan mereka terus berusaha memanfaatkan momentum, sayang peluang bagus hasil umpan sundulan Perisic di dalam kotak penalti malah diselesaikan melambung ke atas mistar gawang oleh Nikola Vlasic.
Tempo pertandingan berangsur-angsur melambat, tapi Kroasia memperoleh satu peluang bagus lain semenit jelang bubaran normal sayang tembakan Petkovic dihalau oleh Tomas Kalas yang pasang badan, memaksa skor 1-1 bertahan hingga peluit tanda laga usai terdengar.
Pertandingan penutup Grup D akan dimainkan serempak pada Selasa (22/6), saat Kroasia tetap main di Glasgow menghadapi tuan rumah Skotlandia sedangkan Ceko terbang ke London bertemu Inggris.
Tendangan penalti kontroversial mampu dikonversi oleh Patrik Schick demi membawa Ceko memimpin, tapi Kroasia membalas cepat di awal babak kedua melalui Ivan Perisic.
Dengan hasil tersebut Ceko sementara tetap menduduki puncak klasemen Grup D dengan raihan empat poin, sedangkan Kroasia yang ada di posisi ketiga memperoleh poin pertamanya, demikian catatan laman resmi UEFA.
Kedua tim di atas kertas sama-sama masih berpeluang lolos ke 16 besar, tetapi Kroasia sudah pasti diwajibkan meraih kemenangan di laga terakhirnya jika ingin melaju dari fase grup.
Ceko yang sudah punya bekal kemenangan dari pertandingan sebelumnya tampil percaya diri dan menekan Kroasia sejak sepak mula, sayang tembakan Vladimir Coufal masih bisa dihadang oleh Domagoj Vida yang pasang badan.
Ceko mengancam lagi pada menit ke-18, kali ini melalui Schick yang berusaha menyambut umpan tarik Coufal, sayang tendangannya terlalu lemah dan mudah saja dijinakkan kiper Dominik Livakovic.
Insiden terjadi di dalam kotak penalti Kroasia pada menit ke-33 saat Schick tetap berbaring seusai duel udara dengan Dejan Lovren menyambut situasi sepak pojok.
Hampir dua menit berlalu sebelum wasit Carlos Del Cerro Grande mendapat masukan dari VAR untuk meninjau langsung tayangan ulang di monitor tepi lapangan dan akhirnya memvonis Lovren melakukan pelanggaran dengan mengangkat lengannya terlalu tinggi hingga menyikut Schick. Ceko mendapat hadiah tendangan penalti.
Dengan hidung yang masih disumpal perban untuk menghentikan pendarahannya, Schick melakoni sendiri tugas sebagai algojo dan dengan dingin menyarangkan bola ke dalam gawang Kroasia demi membawa Ceko memimpin pada menit ke-37.
Kroasia segera memperoleh peluang untuk membalas ketika Ante Rebic lolos dari kawalan di dalam kotak penalti Ceko, tapi penyelesaiannya terlalu melenceng dari sasaran.
Rebic menjadi satu dari dua pemain yang diputuskan diganti oleh pelatih Zlatko Dalic bersama Josip Brekalo. Keduanya masing-masing digantikan Bruno Petkovic dan Luka Ivanusec.
Kroasia mengawali babak kedua dengan sangat positif dan dua menit selepas sepak lanjut, Perisic memamerkan aksi individual menawan menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan ke area tiang jauh yang tak memberi kesempatan kiper Tomas Vaclik bereaksi. Kroasia satu, Ceko satu.
Gol itu menghidupkan kepercayaan diri Kroasia dan mereka terus berusaha memanfaatkan momentum, sayang peluang bagus hasil umpan sundulan Perisic di dalam kotak penalti malah diselesaikan melambung ke atas mistar gawang oleh Nikola Vlasic.
Tempo pertandingan berangsur-angsur melambat, tapi Kroasia memperoleh satu peluang bagus lain semenit jelang bubaran normal sayang tembakan Petkovic dihalau oleh Tomas Kalas yang pasang badan, memaksa skor 1-1 bertahan hingga peluit tanda laga usai terdengar.
Pertandingan penutup Grup D akan dimainkan serempak pada Selasa (22/6), saat Kroasia tetap main di Glasgow menghadapi tuan rumah Skotlandia sedangkan Ceko terbang ke London bertemu Inggris.
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkumham Sulut diskusikan tata cara pemeriksaan pengawas notaris
12 September 2024 6:12 WIB, 2024
Kemenkumham Sulut gelar FGD evaluasi kebijakan Permenkumham No.15 Tahun 2020
03 August 2024 12:09 WIB, 2024
Survei: Kepuasan terhadap Presiden Jokowi tertinggi sejak tahun 2020
09 December 2023 6:09 WIB, 2023
Berusaha batalkan hasil Pilpres AS 2020, Donald Trump didakwa bersalah
02 August 2023 12:39 WIB, 2023
Konfirmasi positif COVID-19 Sulut capai 54.200 kasus sejak Maret 2020
16 January 2023 23:53 WIB, 2023
Bank Dunia dukung Indonesia pulihkan ekonomi sekaligus atasi perubahan iklim
29 March 2022 14:25 WIB, 2022