Rumengkor (ANTARA) - Pastor rekan Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Rumengkor, Pastor Johny Sasambe MSC mengatakan setiap kali merayakan Malam Paskah umat ditantang untuk menjauhi perjudian.

"Malam Paskah ada janji baptis, dimana kita dimintakan kesediaan  dihadapan Tuhan untuk menjauhi perjudian, saya mau lihat apakah kita sungguh memenuhinya,"kata Pastor Sasambe dalam khotbah Misa Malam Paskah di gereja Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Rumengkor, Minahasa, Keuskupan Manado, Sabtu. 

Janji baptis, kata Pastor Sasambe, merupakan salah satu bagian penting dalam Misa Malam Paskah. 

"Apakah saudara menolak godaan-godaan setan dalam bentuk takhayul, perjudian dan hiburan tidak sehat," kata Pastor John menyebut salah satu janji baptis, yang langsung dijawab umat yang hadir dalam misa tersebut dengan kalimat "ya saya menolak" sambil memegang lilin di tangan sebagai tanda janji di hadapan Tuhan.

Selain berjanji menolak perjudian, umat katolik juga dimintakan untuk menolak kejahatan dalam diri sendiri dan dalam masyarakat dan menolak segala kebiasaan tidak adil dan tidak jujur.
  Pastor Johny Sasambe saat memegang lilin Paskah (1)
Meski diawali hujan, namun perayaan Misa Malam Paskah di Minahasa mendapat perhatian serius umat, sambil tetap mempertahankan protokol kesehatan.

Ada empat bagian dari Misa Malam Paskah, yang merupakan puncak liturgi gereja Katolik. Pertama, upacara cahaya dilakukan di luar gedung gereja dengan menciptakan api baru yang kemudian digunakan untuk menyalakan lilin Paskah dan lilin ditangan umat. 

Bagian kedua, adalah liturgi sabda, terdiri sekitar tujuh bacaan perjanjian lama dan satu bacaan perjanjian baru.

Bagian ketiga adalah liturgi baptis terdiri pemberkatan air baptis, pembaharuan janji baptis dan pemberkatan umat dengan memerciki air kudus yang.

Dan bagian terakhir adalah liturgi ekaristi bagi umat yang telah layak menerima Tubuh dan Darah Kristus.
 

Pewarta : Guido Merung
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024