Jakarta (ANTARA) - Naomi Osaka menghentikan upaya Serena Williams menggenggam 24 gelar Grand Slam setelah menaklukkan legenda dari Amerika Serikat itu dengan 6-3 6-4 pada Kamis untuk mencapai final keduanya dalam Australian Open.

Dalam rematch babak penentuan US Open 2018 itu, Osaka menegaskan statusnya sebagai ratu baru tenis putri dan mendapatkan sambutan luar biasa dari penonton di Rod Laver Arena ketika penonton dibolehkan lagi menonton langsung Grand Slam ini di stadion setelah lockdown lima hari.

Osaka yang tiga kali menjuarai Grand Slam akan bertemu pemenang pertandingan Jennifer Brady melawan Karolina Muchova dalam babak perebutan gelar juara.

"Saya tidak melakukan banyak unforced error pada beberapa gim pertama. Saya sempat gugup sekali dan sudah takut sejak awal," kata Osaka mengenai lapangan itu, namun kemudian dia bisa memulai langkahnya itu.

"Selalu terhormat sekali bisa bermain melawan dia. Saya hanya ingin berusaha sebaik mungkin," sambung dia seperti dikutip Reuters.

Williams mematahkan servis Osaka pada gim pembuka, tetapi unggulan ketiga dari Jepang itu merebut lima gim berturut-turut lewat penampilan mematikan sebelum menutup set itu dengan forehand winner menggeledek.

Osaka merebut servis Williams pada gim pertama set kedua dan tak mau menyerah sampai dia melakukan kesalahan ganda yang membuat petenis Amerika itu mematahkan servis menjadi 4-4.

Tetapi Williams ganti melakukan kesalahan ganda saat servis gim berikutnya sehingga Osaka mencatat tiga break point.

Osaka mengonversi break point yang pertama kemudian menutup laga manakala pukulan Williams menyangkut di net.
 

Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024