Densus 88 Antiteror menggerebek rumah terduga teroris di Makassar
Rabu, 6 Januari 2021 12:31 WIB
Suasana penggerebekan rumah terduga teroris di Makassar, Sulsel (6/1/2021). ANTARA/HO/
Makassar (ANTARA) - Gabungan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dan Brimob Polda Sulsel melakukan penggerebekan di sebuah rumah Cluster Biru, Perumahan Villa Mutiara Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu pagi.
Berdasarkan informasi yang diterima, dua orang terduga teroris berinisial Ri dan Aj. Keduanya punya kekerabatan yakni sebagai menantu dan mertua.
Sejumlah pejabat Polri yang coba dikonfirmasi perihal penangkapan kedua terduga teroris, Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono dan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo juga belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
Dari informasi lapangan yang didapatkan, kedua terduga teroris masuk dalam jaringan kelompok Anshor Daulah Islamiyah (ADI).
Keduanya juga sudah terpantau cukup lama sebelum penggerebekan dilakukan di rumahnya di Perumahan Villa Mutiara, Makassar, Sulsel.
Terduga teroris Ri (menantu) dan Aj (mertua) juga dikabarkan meninggal dunia karena melakukan perlawanan kepada polisi saat akan ditangkap dan dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan.
Pantauan juga di lokasi kejadian, sejumlah kendaraan taktis milik Brimob Polda Sulsel beserta anggota yang berseragam dinas lengkap berwarna hitam dilengkapi senjata di tangan masing-masing anggota terlihat masih berjaga-jaga di sekitar perumahan tersebut.
Tim gabungan Densus 88 bersama Gegana Brimob Polda Sulsel itu juga masih melakukan penyisiran, baik di dalam rumah maupun sekitar perumahan.
Berdasarkan informasi yang diterima, dua orang terduga teroris berinisial Ri dan Aj. Keduanya punya kekerabatan yakni sebagai menantu dan mertua.
Sejumlah pejabat Polri yang coba dikonfirmasi perihal penangkapan kedua terduga teroris, Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono dan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo juga belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
Dari informasi lapangan yang didapatkan, kedua terduga teroris masuk dalam jaringan kelompok Anshor Daulah Islamiyah (ADI).
Keduanya juga sudah terpantau cukup lama sebelum penggerebekan dilakukan di rumahnya di Perumahan Villa Mutiara, Makassar, Sulsel.
Terduga teroris Ri (menantu) dan Aj (mertua) juga dikabarkan meninggal dunia karena melakukan perlawanan kepada polisi saat akan ditangkap dan dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan.
Pantauan juga di lokasi kejadian, sejumlah kendaraan taktis milik Brimob Polda Sulsel beserta anggota yang berseragam dinas lengkap berwarna hitam dilengkapi senjata di tangan masing-masing anggota terlihat masih berjaga-jaga di sekitar perumahan tersebut.
Tim gabungan Densus 88 bersama Gegana Brimob Polda Sulsel itu juga masih melakukan penyisiran, baik di dalam rumah maupun sekitar perumahan.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabareskrim apresiasi Densus 88 pertahankan status "zero terrorist attack" di 2025
30 December 2025 17:45 WIB
Densus 88: Tersangka perekrut anak ke jaringan terorisme terafiliasi ISIS
18 November 2025 18:48 WIB
Terpopuler - Politik dan Hukum
Lihat Juga
Pengacara minta kliennya terdakwa perintangan hukum di Setwan Bitung dibebaskan
30 January 2026 14:45 WIB
Agenda mediasi di PN Manado, Pdt Ricky Tafuama tetap minta Rp5,2 M dikembalikan
30 January 2026 6:07 WIB