Banjir bandang terjadi di Kepulauan Sitaro, warga cari korban hilang
- 05 January 2026 12:26 WIB
EVAKUASI KORBAN TAMBANG AMBRUK DI BOLAANG MONGONDOUW. Tim SAR gabungan menggotong jenazah Tedi Mokodompit, salah satu korban terhimpit batu yang kemudian harus diamputasi kakinya di desa Bakan, kabupaten Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Kamis (28/2/2019). Proses evakuasi masih terus berlangsung dilokasi tambang dengan kondisi medan yang terjal, hingga saat ini tim gabungan SAR, TNI, Polri telah berhasil mengevakuasi 28 orang,19 diantaranya korban luka-luka dan 9 meninggal dunia. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
Tim SAR gabungan membuat jalur tali untuk evakuasi menuruni lereng bukit di desa Bakan, kabupaten Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Kamis (28/2/2019). Proses evakuasi masih terus berlangsung dilokasi tambang dengan kondisi medan yang terjal, hingga saat ini tim gabungan SAR, TNI, Polri telah berhasil mengevakuasi 28 orang,19 diantaranya korban luka-luka dan 9 meninggal dunia. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
Anggota TNI menyusuri jalur tali unutk evakuasi menuruni lereng bukit di lokasi tambang emas ilegal di desa Bakan, kabupaten Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Kamis (28/2/2019). Proses evakuasi masih terus berlangsung dilokasi tambang dengan kondisi medan yang terjal, hingga saat ini tim gabungan SAR, TNI, Polri telah berhasil mengevakuasi 28 orang,19 diantaranya korban luka-luka dan 9 meninggal dunia. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono
Tim SAR gabungan membuat jalur tali untuk evakuasi menuruni lereng bukit di desa Bakan, kabupaten Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Kamis (28/2/2019). Proses evakuasi masih terus berlangsung dilokasi tambang dengan kondisi medan yang terjal, hingga saat ini tim gabungan SAR, TNI, Polri telah berhasil mengevakuasi 28 orang,19 diantaranya korban luka-luka dan 9 meninggal dunia. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
Seorang warga membawa alat pemotong besi untuk proses amputasi salah satu korban PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di desa Bakan, kabupaten Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Kamis (28/2/2019). Proses evakuasi masih terus berlangsung dilokasi tambang dengan kondisi medan yang terjal, hingga saat ini tim gabungan SAR, TNI, Polri telah berhasil mengevakuasi 28 orang,19 diantaranya korban luka-luka dan 9 meninggal dunia. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
Puluhan anggota keluarga korban menunggu proses evakuasi lokasi tambang emas ilegal di desa Bakan, kabupaten Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Kamis (28/2/2019). Proses evakuasi masih terus berlangsung dilokasi tambang dengan kondisi medan yang terjal, hingga saat ini tim gabungan SAR, TNI, Polri telah berhasil mengevakuasi 28 orang,19 diantaranya korban luka-luka dan 9 meninggal dunia. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
Sejumlah wanita menanti kabar anggota keluarganya yang tertimbun longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Rabu (27/2/2019). Jumlah penambang yang tertimbun longsor masih simpang siur, dugaan sementara sekitar 60 orang. Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, telah mengevakuasi total 28 korban dimana 19 orang selamat dan 9 orang dinyatakan meninggal dunia. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
Sejumlah wanita menanti kabar anggota keluarganya yang tertimbun longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Rabu (27/2/2019). Jumlah penambang yang tertimbun longsor masih simpang siur, dugaan sementara sekitar 60 orang. Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, telah mengevakuasi total 28 korban dimana 19 orang selamat dan 9 orang dinyatakan meninggal dunia. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
PEMBUATAN JALUR EVAKUASI KORBAN TAMBANG AMBRUK. Salah satu anggota keluarga korban menanti kabar proses evakuasi di Posko BNPB di lokasi PT. J Resources Bolaang Mongondouw (JRBM) di Desa Bakan, Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Jumat (1/3/2019). Pihak keluarga korban dan sanak saudara dihimbau untuk melengkapi data dan identitas keluarganya untuk memudahkan proses identifikasi korban. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
PEMBUATAN JALUR EVAKUASI KORBAN TAMBANG AMBRUK. Sejumlah anggota keluarga korban menanti kabar proses evakuasi di Posko BNPB di lokasi PT. J Resources Bolaang Mongondouw (JRBM) di Desa Bakan, Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Jumat (1/3/2019). Pihak keluarga korban dan sanak saudara dihimbau untuk melengkapi data dan identitas keluarganya untuk memudahkan proses identifikasi korban. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
BANTUAN AMBULANS UNTUK EVAKUASI KORBAN TAMBANG AMBRUK. Pengendara melintas disamping jejeran ambulans di area tambang emas PT. J Resources Bolaang Mongondouw (JRBM) di Desa Bakan, Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Jumat (1/3/2019). Puluhan ambulans dari sejumlah instansi pemerintah dan swasta, didatangkan dari sjumlah kabupaten di sekitar Bolaang Mongondouw untuk membantu proses evakuasi jenazah korban tambang emas ilegal yang ambruk. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
BANTUAN AMBULANS UNTUK EVAKUASI KORBAN TAMBANG AMBRUK. Sejumlah warga melintasi jejeran ambulans di area tambang emas PT. J Resources Bolaang Mongondouw (JRBM) di Desa Bakan, Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Jumat (1/3/2019). Puluhan ambulans dari sejumlah instansi pemerintah dan swasta, didatangkan dari sjumlah kabupaten di sekitar Bolaang Mongondouw untuk membantu proses evakuasi jenazah korban tambang emas ilegal yang ambruk. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
STERILISASI JALUR PENAMBANG ILEGAL. Anggota TNI menghalau pengendara yang melintasi jalur masuk ke area tambang emas ilegal di Desa Bakan, Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Jumat (1/3/2019). Hasil kesepakatan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondouw, Tim SAR gabungan, TNI dan Polri, mengharuskan sterilisasi dan penutupan jlaur masuk ke area sekitar PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) untuk mengurangi potensi jatuhnya korban lain akibat guguran material saat proses evakuasi korban tambang ambruk nanti. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
STERILISASI JALUR PENAMBANG ILEGAL. Anggota TNI dan Polisi melakukan pendekatan persuasif kepada salah satu warga yang bermukim di sekitar jalur masuk ke area tambang emas ilegal di Desa Bakan, Bolaang Mongondouw, Sulawesi Utara, Jumat (1/3/2019). Hasil kesepakatan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondouw, Tim SAR gabungan, TNI dan Polri, mengharuskan sterilisasi dan penutupan jlaur masuk ke area sekitar PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) untuk mengurangi potensi jatuhnya korban lain akibat guguran material saat proses evakuasi korban tambang ambruk nanti. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
PERAWATAN KORBAN SELAMAT TAMBANG ILEGAL BOLAANG MONGONDOUW. Heldi Mokoagouw didampingi ibunya saat berada di RSUD Kotamobagu, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Sabtu (2/3/2019). Sebagian besar penambang emas ilegal yang selamat dan hanya mengalami luka ringan telah dipulangkan kerumah, satu diantara korban yang mengalami luka berat telah dirujuk ke RSUP Prof. Kandou, Manado. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.
PERAWATAN KORBAN SELAMAT TAMBANG ILEGAL BOLAANG MONGONDOUW. Heldi Mokoagouw didampingi ibunya saat berada di RSUD Kotamobagu, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Sabtu (2/3/2019). Sebagian besar penambang emas ilegal yang selamat dan hanya mengalami luka ringan telah dipulangkan kerumah, satu diantara korban yang mengalami luka berat telah dirujuk ke RSUP Prof. Kandou, Manado. ANTARA SULUT/Adwit B Pramono.