
AP-1: ekspansi terminal internasional tingkatkan pelayanan wisman

Manado, (ANTARA News) - PT Angkasa Pura I (AP-1) Bandara Sam Ratulangi (Samrat) akan melakukan ekspansi terminal khusus penumpang internasional guna meningkatkan pelayanan kepada wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Apalagi, Sulut sudah menjadi tujuan kunjungan wisman dari berbagai negara," kata? General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai di Manado, Selasa.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesan pelayanan tersendiri bagi Wisman, dan ditargetkan sudah bisa menggunakan terminal internasional pada Desember 2019.
Sebab dengan memiliki gedung sendiri maka pelayanan dan ruang gerak penumpang di terminal domestik dan internasional akan semakin baik.
"Intinya memang pelayanan, perluasan area terminal tentu akan memotivasi kami untuk melayani lebih maksimal. Apalagi kunjungan turis yang terus tumbuh," jelasnya.
Hanya saja dia berharap, pembangunan terminal internasional ini dapat diikuti penambahan penerbangan regular mancanegara dari dan ke Manado.
"Memang kami upayakan penerbangan regular internasional di Manado bertambah, karena saat ini baru maskapai SilkAir, dengan rute Manado-Singapore, sedangkan untuk Lion Air masih berupa penerbangan carter,? katanya.
Sebab, kata dia, infrastruktur penerbangan internasional sudah dimiliki bandara, apalagi Bandara Sam Ratulangi sudah beroperasi satu kali 24 jam sehari.
Kepala Bidang Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Marthedy Tenggehi mengatakan turis asal China masih mendominasi kunjungan wisman ke Sulut pada bulan September 2018.
"Wisman China yang datang sebanyak 11.182 orang atau sebesar 87,84 persen dari total wisman ke Sulut," katanya.
Dia mengatakan diikuti oleh Jerman 321 orang (2,52 persen), Amerika 125 orang (0,98 persen), Belanda 116 orang (0,91 persen), Inggris 106 orang (0,83 persen).
Kemudian, katanya, Singapura 105 orang (0,82 persen), Jepang 98 orang (0,77 persen), Australia 86 orang?(0,68 persen), Malaysia 74 orang (0,58 persen), Hongkong 65 orang (0,51 persen).
Jumlah wisman yang datang ke Sulut melalui pintu masuk bandara Sam Ratulangi bulan September 2018 sebanyak 12.730 menurun sebesar 17,59 persen dibanding bulan Agustus 2018 yang berjumlah 15.448 orang.
Dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan yang sama tahun sebelumnya September 2017 sebanyak 6.306 Orang terhadap bulan September 2018 meningkat sebesar 101,87 persen.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
