Logo Header Antaranews Manado

DPRD Manado Dorong Disdikbud Dongkrak Nilai Ujian

Rabu, 14 Maret 2018 10:36 WIB
Image Print
Suasana RDP Kadis Disdikbud dengan Komisi D kemarin. (Jo) (1)
UKG susah dilaksanakan di sampai Maret di beberapa lokasi untuk guru mulai dari TK sampai SMP

Manado, (Antaranews Sulut)- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Manado, meningkatkan kompetensi guru (UKG) untuk mendongkrak nilai ujian SMP sederajat.

"UKG sudah dilaksanakan sampai Maret, di beberapa lokasi, untuk guru semua tingkatan mulai dari TK sampai SMP," kata Kepala Disdikbud Manado, Deasy Lumowa, di hadapan para Wakil Rakyat di DPRD Manado, Selasa.

Dia mengatakan, UKG sudah dilaksanakan 11 kecamatan di Manado, juga ada pelatihan dalam musyawarah guru mata pelajaran , dimana para tenaga pendidik bertemu membahas bidang studi yang diajarkan.

Lumowa mengatakan, hasil ujian nasional Manado pada tahun lalu rendah karena hanya berada di urutan 13 dari 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara, olehnya melakukan berbagai inovasi.

Menurut Lumowa, dengan menguatkan kompetensi guru, maka diharapkan bisa membuat para pengajar berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan melakukan tugasnya dengan lebih baik lagi.

Dia mengakui saat ini pihaknya sedang mencari dimana letak kelemahan sistem pendidikan di Manado, sehingga bisa menaikkan kembali nilai ujian nasional yang sempat anjlok.

Sementara ketua komisi D DPRD Manado, Apriano Saerang, mengingatkan agar Disdikbud Manado, melaksanakan semua langkah supaya bisa mendongkrak nilai ujian nasional Manado yang sempat anjlok.

"Supaya tidak lagi mengulang pengalaman tahun lalu, karena kita berada di bawah daerah lainnya yang justru sama sekali tidak dianggap Manado, seperti Sangihe dan Bolmut dan Boltim," katanya.

Dia berharap kiranya dengan semua langkah yang sudah dilakukan, bisa prestasi Kota Manado, kembali menjadi baik dan untuk hasil ujian nasional 2018 bisa sampai rangking satu di Sulawesi Utara.

(T.KR-JHB/B/G004/G004) 13-03-2018 18:15:20



Pewarta :
Editor: Christian Alberto Kowaas
COPYRIGHT © ANTARA 2026