
Sulut Tingkatkan Inovasi Komoditas Ekspor

Jenny mengatakan pemerintah akan terus mendorong agar pengekspor Sulut tidak hanya mengekspor barang setengah jadi saja.
Manado, 12/7 (Antara) - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus meningkatkan inovasi komoditas ekspor daerah tersebut ke berbagai negara di dunia.
"Kami terus mendorong dan memfasilitasi agar pengekspor Sulut melakukan inovasi komoditas yang akan dikirim ke luar negeri," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Jenny Karouw di Manado, Rabu.
Jenny mengatakan pemerintah akan terus mendorong agar pengekspor Sulut tidak hanya mengekspor barang setengah jadi saja.
"Kami akan berusaha memfasilitasi dan mendorong pengekspor Sulut agar menghasilkan barang final yang mampu memberikan devisa lebih besar dibandingkan barang setengah jadi," jelasnya.
Dia menjelaskan, jika pengekspor berani lebih berinovasi dan menghasilkan final produk, dengan sendirinya akan meningkatkan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
Selain itu, katanya, produk final ini yang sangat diminati oleh masyarakat dunia.
"Semua fasilitas yang bisa dilakukan pemerintah baik pengurusan berkas ekspor, fasilitasi pembiayaan maupun pelatihan akan terus dilakukan," ungkapnya.
Saat ini, produk ekspor Sulut masih setengah jadi dan bahan baku yakni produk perkebunan seperti kelapa dan pala juga dari sektor perikanan.
Kinerja ekspor perkebunan Sulut memang terus meningkat namun akan lebih baik lagi jika diversifikasi produk didorong.
Produk Sulut yang diekspor yakni tepung kelapa, minyak kelapa kasar, kopra, ikan kayu, ikan segar, ikan beku, ikan hias hidup, biji pala, bungkil kopra, bunga pala, daging buah pala kering dan lainnya.
Tujuan ekspor Sulut di berbagai negara di Asia, Eropa, Afrika dan Amerika.***3***
(T.KR-NCY/B/G004/G004) 12-07-2017 16:44:49
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
