
Kolaborasi pentahelix bantu Kodam Merdeka diseminasikan program

Manado (ANTARA) - Pangdam XIII/Merdeka Mayjen Mirza Agus mengatakan kolaborasi lima unsur pemangku kepentingan utama seperti akademisi, swasta, komunitas masyarakat, pemerintah dan media massa (pentahelix) membantu pihak Kodam mendiseminasikan program dan kegiatan untuk masyarakat.
"Selama kurang lebih delapan bulan bertugas di wilayah Kodam XIII/Merdeka sejak Desember tahun lalu, saya sangat terbantu oleh peran berbagai pihak, termasuk lima unsur utama," kata Pangdam saat bertatap muka dengan sejumlah wartawan di Manado, Selasa.
Pangdam menyebutkan dirinya sudah berdinas Kodam XIII/Merdeka sejak Desember 2025, dengan melaksanakan program dan kegiatan tersebut selalu mengedepankan kolaborasi.
"Ada peran pemerintah, akademisi, komunitas masyarakat, media dan juga swasta. Saya menyampaikan hormat dan terima kasih kepada bapak dan ibu sekalian,” ujar Pangdam.
Pangdam XIII/Merdeka menyebutkan tiga poin penting yang memerlukan dukungan dan perhatian bersama para pihak.
"Pertama, terkait pelaksanaan karya bakti skala besar yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud dan sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe," ujarnya.
Menurut Pangdam, karya bakti skala besar merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.
"Kedua, adalah pembangunan satuan Batalyon Teritorial Pembangunan," katanya menambahkan.
Kodam XIII/Merdeka saat ini mendapatkan empat titik pembangunan batalyon baru sebagai bagian dari program pengembangan kekuatan TNI Angkatan Darat dan ke depan sesuai target yang telah ditetapkan oleh pusat, diharapkan setiap kabupaten dapat memiliki satu Batalyon Teritorial Pembangunan.
"Kehadiran satuan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat aspek pertahanan wilayah, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," sebutnya.
Ketiga, Pangdam menyampaikan bahwa berdasarkan penekanan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, melalui 'video conference', seluruh proses pendaftaran dan seleksi penerimaan prajurit, baik tamtama, bintara maupun perwira, tidak dipungut biaya.
"Kami berharap hubungan kemitraan antara Kodam XIII/Merdeka dan insan media dapat terus terjalin dengan baik. Sinergi yang kuat antara TNI dan media diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam menyampaikan informasi yang akurat, membangun optimisme serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurut Pangdam, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan membangun sinergi antara Kodam XIII/Merdeka dengan insan pers dalam mendukung penyebarluasan informasi yang positif, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, para Asisten Kasdam serta para Kabalakdam XIII/Merdeka.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
