Logo Header Antaranews Manado

Kunjungan Wisman Tiongkok Berdampak Positif Bagi IKM

Selasa, 19 Juli 2016 08:48 WIB
Image Print
Sebelum balik wisman Tiongkok beli oleh-oleh khas Manado. (1)
"Yang jelas akan ada transaksi antara wisman tersebut dengan IKM di Sulut baik produk pangan, suvenir yang nantinya akan dijadikan oleh-oleh," kata Agus di Manado, Selasa.

Manado, (Antara) - Pengamat Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Agus T Poputra mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok ke Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memberikan dampak yang positif bagi industri kecil dan menengah (IKM).

"Yang jelas akan ada transaksi antara wisman tersebut dengan IKM di Sulut baik produk pangan, suvenir yang nantinya akan dijadikan oleh-oleh," kata Agus di Manado, Selasa.

Dia menjelaskan, namun pemerintah perlu mendorong masyarakat untuk terlibat langsung dalam kegiatan mendukung sektor pariwisata.

Agus mencontohkan, hasil produk IKM Sulut seperti cenderamata dan produk pangan lainnya ditampilkan secara menarik sehingga wisman Tiongkok berminat untuk membelinya.

Sehingga, katanya, uang yang dibelanjakan para wisman tersebut, bisa lebih banyak tertinggal di Sulut.

Jangan sampai, katanya, IKM di Sulut menjadi penonton dan yang berdagang datang dari luar.

Selain itu, katanya, pemerintah perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar bisa menerika wisman dengan baik.

PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Sulawesi Utara (Sulut) siap melayani kunjungan 30.000 wisatawan mancanegara (wisman) Tiongkok.

"Diperkirakan ada sekitar 30.000-an wisman asal Tiongkok akan datang ke Sulut Juli hingga Oktober 2016, dan kami siap melayaninya," kata General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Halendra Waworuntu.

Halendra mengatakan kondisi Bandara Samrat saat ini siap melayani dan menampung penumpang yang cukup banyak setiap hari.

Akan ada 315 penerbangan dari dan menuju Tiongkok-Manado mulai Juli hingga Oktober 2016.

Halendra mengatakan selama empat bulan ke depan ada tiga penerbangan carter yakni Citilink, Lion Air dan Sriwijaya Air.

"Maskapai Citilink sebanyak 38 penerbangan, Lion Air sebanyak 269 penerbangan dan Sriwijaya Air sebanyak delapan kali penerbangan," katanya.

Wisman asal Tiongkok dari kota besar yakni Hong Kong, Chend Du, Changsa Beijing, Wuhan, Chongging Pudong, Guang Zhou dan Macau datang ke Provinsi Sulut.***1***

(T.KR-NCY/B/G004/G004) 18-07-2016 15:20:56



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026