Manado (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara berkolaborasi dengan Korem 131/Santiago mengedukasi nilai Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah di kejuaraan Karate Open Championship 2025 di Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
"BI bersama dengan Korem 131/Santiago terus berkomitmen dalam memperkuat edukasi CBP Rupiah," kata Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Darmawan TB Hutabarat di Manado, belum lama ini.
Dia mengapresiasi Korem 131/Santiago atas kolaborasi yang telah terjalin.
“Sinergi ini menunjukkan bahwa edukasi dapat tumbuh dalam arena olahraga, di mana nilai-nilai karate seperti disiplin, tangguh dan jujur dapat sejalan dengan semangat Cinta, Bangga, Paham Rupiah,” kata Darmawan.
Kegiatan ini, katanya, menjadi simbol sinergi lintas lembaga yang menghidupkan kembali makna kebanggaan nasional di tengah masyarakat.
Semangat karate yang menekankan keberanian dan kejujuran berpadu dengan pesan BI tentang pentingnya memahami dan menjaga nilai rupiah.
Kolaborasi dengan Korem 131/Santiago juga menjadi wujud nyata komitmen BI dalam menghadirkan edukasi yang inovatif, inklusif dan berakar pada nilai-nilai karakter bangsa.
Melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif, BI terus menghadirkan program edukatif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat seperti pelajar, pelaku usaha, hingga komunitas olahraga dan seni.
Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip mengatakan melalui turnamen tersebut, semangat disiplin, sportivitas dan nasionalisme yang menjadi nilai dasar bela diri karate berpadu dengan semangat cinta dan kebanggaan terhadap Rupiah yang menjadi simbol kedaulatan bangsa.
Dalam kesempatan ini, Bank Indonesia Sulawesi Utara memberikan dukungan sinergi utama, berupa penyelenggaraan lomba konten edukatif “Karate X CBP Rupiah”, yang mengajak para peserta dan masyarakat untuk mengekspresikan makna nasionalisme melalui seni bela diri dan nilai-nilai Rupiah.
Lomba ini menghasilkan belasan karya kreatif yang menampilkan interpretasi unik antara semangat bela diri, nasionalisme, dan pemahaman nilai rupiah.
Tak hanya itu, konten yang dipublikasikan tersebut berhasil meraih lebih dari 20 ribu "views" dan ribuan "likes" di media sosial.
Hal ini menandai tingginya animo publik terhadap kampanye edukatif yang kreatif dan relevan dengan generasi muda.

