Manado (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Gerakan Pangan Murah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lima titik di Kota Manado, Rabu.
"Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi, sekaligus menjaga daya beli masyarakat," kata Gubernur Yulius Selvanus di Manado.
Dia mengatakan dampak yang bisa dilihat manakala program Gerakan Pangan Murah dilaksanakan sejak beberapa bulan terakhir tersebut yaitu mampu menekan angka inflasi.
Provinsi ujung utara Sulawesi tersebut masuk urutan ketiga provinsi di Indonesia yang mampu menekan angka inflasi.
“Pemprov hadir di tengah rakyat dengan solusi nyata. Pangan murah dan CKG ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap kuat menghadapi dinamika ekonomi,” katanya.
Gubernur menambahkan, Gerakan Pangan Murah dan Cek Kesehatan Gratis menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami ingin hadir langsung di tengah-tengah warga, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung," sebut Gubernur.
Program Gerakan Pangan Murah dan Cek Kesehatan Gratis tersebut dilaksanakan di Mesjid Huratussalam Mapanget, Kantor Lurah Paniki Dua, Kantor Lurah Taas, Gereja GMIM Getsemani Teling Bawah, dan GMIM Golgota Malendeng.
Sejak pagi, warga sudah memadati lokasi kegiatan, bahkan banyak yang datang bersama keluarga untuk mendapatkan pangan dengan harga terjangkau sekaligus memperoleh layanan kesehatan secara gratis.
Di setiap lokasi, masyarakat disambut dengan beragam bahan pokok dengan harga terjangkau seperti beras, minyak goreng, gula, hingga cabai dan bawang merah.
Tak hanya itu, pelayanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah provinsi melalui tim medis Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan tensi darah, cek gula darah, hingga konsultasi kesehatan dasar.

