
Sulut Bakal Perkenalkan Kek Pada Milan Expo

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara Jenny Karouw mengatakan, pihaknya bakal memperkenalkan Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dalam Milan Expo 2015.
Manado, 7/4 (AntaraSulut) - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara Jenny Karouw mengatakan, pihaknya bakal memperkenalkan Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dalam Milan Expo 2015.
"Milan Expo 2015 merupakan ajang pameran yang dilakukan lima tahun sekali akan mempertemukan berbagai negara, ini merupakan peluang bagi Sulut dalam mempromosikan KEK Bitung," kata Jenny, di Manado, Selasa.
Dia menjelaskan, lewat Milan Expo 2015 diharapkan dapat memperkenalkan KEK Bitung, sehingga banyak investor nantinya akan menanamkan modalnya di Provinsi Sulut.
"KEK Bitung perlu promosi lebih besar lagi, karena kawasan ini perlu diisi oleh kegiatan industri yang cukup banyak karena luas wilayah yang cukup besar," ujarnya pula.
KEK Bitung mulai dibangun pada 2015, dengan tahap awal infrastruktur jalan masuk kawasan yang secara keseluruhan lahannya seluas 534 hektare.
Dia menyatakan, tersedia dana yang telah dialokasikan dalam APBD melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulut, namun hanya Rp5 miliar, sehingga Kementerian Perindustrian memberikan bantuan Rp20 miliar untuk tahap awal pembangunan KEK Bitung.
Selain itu, katanya lagi, Sulut akan memperkenalkan segala komoditas unggulan dalam ajang bergengsi tersebut dan mencari pasar baru bagi pengekspor Sulut.
Dia mengatakan lagi, selain komoditas unggulan yang dipamerkan, semua satuan kerja perangkat daerah juga akan membawa unggulan mereka, baik budaya, pariwisata, pertanian maupun hasil industri yang siap ekspor.
Indonesia mempromosikan potensi terbaik dalam ajang World Expo Milano (WEM) 2015 di Milan Italia.
Expo tingkat dunia yang digelar setiap lima tahun sekali oleh International Exhibitions Bureau (BIE) tersebut, berlangsung selama enam bulan, mulai 1 Mei hingga 31 Oktober 2015.
Pameran internasional nonkomersial itu, mengambil lokasi di kasawasan Rho, sebelah barat Kota Milan pada lahan seluas 110 hektare, diikuti 146 negara peserta, dan diprediksi akan dikunjungi 64 juta orang.***3***
Budisantoso Budiman
(T.K005/B/B014/B014) 07-04-2015 10:32:44
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
