Logo Header Antaranews Manado

TPID Kerja Sama Pemkab Petakan Surplus-defisit Pangan

Jumat, 23 Januari 2015 16:23 WIB
Image Print
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) dalam pemetaan surplus dan defisit komoditas pangan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Manado, 23/1 (AntaraSulut) - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) dalam pemetaan surplus dan defisit komoditas pangan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilnya inflasi di daerah tersebut, apalagi kelompok bahan makanan selalu menjadi pemicu angka inflasi," kata Deputi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Dudung Setyadi, di Manado, Jumat.

Dudung mengatakan akan dipetakan daerah yang surplus dan defisit komoditas pangan Sulut sehingga stok di tangan pedagang tetap aman, dengan begitu tidak akan terjadi lonjakan harga yang secara signifikan.

Pemetaan daerah ini, untuk membentuk kerja sama antar daerah untuk komoditas pangan, dan penguatan ketahanan pangan daerah mengingat kebutuhan akan cabai rawit sangat tinggi di Manado.

Dan, katanya, masih jauh dari swasembada jadi perlu disiasi pola tanam sehingga nantinya Manado tidak tergantung dengan daerah lain.

"Kita akan lihat daerah mana yang cocok untuk ditanami cabai dan kita bagi waktu tanam sehingga, selama setahun tidak akan ada kekosongan, jadi harga tetap stabil," jelasnya.

Selain itu, katanya, di Manado akan digalakkan lagi rumah pangan lestari, khusus untuk komoditas cabai rawit, mengingat harganya yang sangat fluktuatif.

Ke depan juga, katanya, akan dibentuk juga pasar komoditas agar pembeli dan penujual dapat berinteraksi dalam menentukan jumlah dan harga komoditas sehingga pasokan dapat terkontrol jumlah dan harganya.***3***




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026