
Pemerintah prioritaskan pasar murah di perbatasan

Manado, (ANTARA Sulut) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memprioritaskan kegiatan pasar murah Natal di perbatasan Sulut dan Filipina.
"Pasar murah Natal pertama-tama dilakukan di kabupaten perbatasan Filipina yakni Talaud, Sangihe, dan Sitaro," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Hanny Wajong di Manado, Kamis.
Diprioritaskan, katanya, karena pada akhir 2014 cuaca ke wilayah perbatasan tersebut agak buruk.
Pasar murah Natal di tiga kabupaten kepulauan tersebut disambut warga dengan penuh sukacita karena mendapatkan harga kebutuhan pokok yang jauh lebih murah dibandingkan harga di sentra perdagangan daerah tersebut.
"Biasanya, harga sejumlah kebutuhan di wilayah kepulauan cukup tinggi, dibanding yang di Manado, sehingga dengan adanya pasar murah Natal, memberikan kemudahan bagi warga yang akan merayakan Natal disana," kata Hanny.
Dia mengatakan rencananya, pasar murah Natal 2014, dilaksanakan di 50 titik yang tersebar di 15 kabupaten dan kota di Sulut.
Dalam setiap pasar murah, produk yang dibawa yakni tepung terigu sebanyak 1 ton, gula pasir 2 ton, minyak goreng 300 kg, telor, beras 1 ton dan mentega 300 kg blueband.
Bukan hanya itu saja, katanya, ada beberapa distributor baik susu maupun minuman ringan yang menjual dagangannya dengan harga lebih murah.
Pasar murah natal kali ini, katanya, akan fokus kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, dan mereka yang merayakan Natal.
"Selain langsung ke sentra masyarakat yang merayakan Natal, juga Disperindag telah menyurat ke kabupaten dan kota agar kegiatan ini berjalan sesuai sasarannya," katanya.
Dia mengatakan ada sejumlah kebutuhan pokok yang dipasarkan dalam pasar murah Natal, sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini.
Selain di tiga kabupaten kepulauan Sulut, pasar murah Natal juga sementara dilaksanakan di Kota Manado dan Kabupaten Bolaang Mongondouw.
Pewarta : Oleh Nancy Lynda Tigauw
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
