Logo Header Antaranews Manado

NTP Peternakan Sulut Mengalami Peningkatan

Rabu, 26 November 2014 14:54 WIB
Image Print
"Pada bulan Oktober 2014, NTP di sub sektor ini menunjukkan pergerakan meningkat menjadi 102.33 dibanding September 2014 yang hanya 102.15," kata Faizal, di Manado, Rabu.

Manado, 26/11 (AntaraSulut) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Faizal Anwar mengatakan nilai tukar petani (NTP) sub sektor peternakan di daerah tersebut mengalami peningkatan di bulan Oktober 2014 dengan indeks 102.33.

"Pada bulan Oktober 2014, NTP di sub sektor ini menunjukkan pergerakan meningkat menjadi 102.33 dibanding September 2014 yang hanya 102.15," kata Faizal, di Manado, Rabu.

Faizal mengatakan dengan nilai NTP sebesar 102.15 di bulan September meningkat menjadi 102.33 di bulan Oktober 2014.

Sedangkan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP)sub sektor ini sebesar 108.34 di bulan September, berbeda dengan NTUP di bulan Oktober yang mencapai 108.80.

Pergerakan ini lebih disebabkan akibat perubahan indeks yang diterima petani mengalami peningkatan sebesar 0,85 persen dan indeks yang dibayar petani juga mengalami kenaikan sebesar 0,67 persen.

Jika dilihat dari masing-masing indeks, kata faizal, 111.62 menjadi 112.56 untuk yang diterima petani dan yang dibayar dari 109.27 menjadi 110.00.

Jika dilihat dari sisi pengeluaran petani, serta pengeluaran konsumsi rumah tangga mengalami peningkatan sebesar 0,88 persen, sedangkan pengeluaran untuk biaya produksi penambahan batang modal meningkat 0,42 persen.

Peningkatan indeks yang terjadi pada konsumsi rumah tangga dipengaruhi oleh peningkatan pada indeks konsumsi pada kelompok makanan yang melampaui indeks kelompok pengeluaran rumah tangga lainnya yakni sebesar 1,61 persen.

Pergerakan indeks yang diterima petani dan indeks yang dibayar petani mengakibatkan NTP dan NTUP meningkat, artinya secara umum, kemampuan daya beli rumah tangga petani pada subsektor peternakan relatif lebih baik dibandingkan tahun dasar 2012.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026