Logo Header Antaranews Manado

Stok Beras Bulog Sulut Aman

Kamis, 9 Oktober 2014 18:05 WIB
Image Print
Bulog Sulut jamin stok aman hingga empat bulan ke depan. (1)
Kepala perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) Yayan Suparyan mengatakan stok beras yang ada di gudang Bulog sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

Manado, 9/10 (AntaraSulut) - Kepala perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) Yayan Suparyan mengatakan stok beras yang ada di gudang Bulog sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

"Stok beras yang ada di gudang Bulog, ketahanan hingga empat bulan kedepan yakni hingga bulan Februari 2015," kata Yayan, di Manado, Kamis.

Yayan mengatakan dengan ketahanan beras hingga empat bulan ke depan, maka masyarakat tidak perlu khawatir pasti kebutuhan masyarakat miskin (raskin) akan terlayani dengan baik.

Memang, katanya, di beberapa daerah tengah menghadapi kemarau yang panjang, namun di Sulut stok beras masih sangat aman.

"Stok juga akan bertambah, jika masuk lagi beras impor yang rencananya sebanyak 10.000 ton," jelasnya.

Yayan mengatakan, selain di gudang Bitung, beras Bulog juga telah dipersiapkan di beberapa gudang daerah kepulauan.

Stok beras yang ada sekarang juga didukung dengan pembelian beras langsung ke petani di Sulut, katanya.

"Bulog Divre Sulut menargetkan serapan beras lokal di tahun ini sebanyak 35 ribu ton yakni mengalami peningkatan dari target 2013 hanya 30 ribu ton, namun realisasi tahun lalu itu melampaui target hingga 33 ribu ton," ujar Yayan.

Ia menambahkan, walaupun Sulut bukan daerah produsen atau surplus namun Bulog optimistis target pembelian beras petani tahun ini cukup baik.

"Daerah produsen beras di Sulut hanya di Kabupaten Bolaang Mongondouw (Bolmong) namun ada juga Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Induk, namun paling banyak dibeli dari Bolmong," jelas Yayan.

Harga pembelian beras oleh Bulog Sulut, katanya, diterima di pintu gudang Bulog Rp6.600 per kilogram, angka tersebut sudah cukup memadai, karena itu pihaknya sangat yakin penyerapan beras petani terus meningkat.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026