
Harga cabai di Manado naik 7 persen

Harga cabai rawit di sentra perdagangan Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengalami peningkatan sebesar tujuh persen jika dibandingkan dengan perdagangan pekan sebelumnya.
Manado, 16/9 (AntaraSulut) - Harga cabai rawit di sentra perdagangan Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengalami peningkatan sebesar tujuh persen jika dibandingkan dengan perdagangan pekan sebelumnya.
"Harga cabai rawit merah naik menjadi Rp26.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp24.300 per kg," kata Ari (35), pedagang di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kota Manado, Selasa.
Cabai merah kriting, katanya, juga mengalami peningkatan dari Rp32.300 per kg menjadi Rp33.000 per kg.
Sementara Nur, pedagang cabai di Pasar Bersehati Kota Manado mengaku menjual cabai rawit Rp26.000 per kg, namun stok masih cukup banyak.
Meskipun mengalami peningkatan, katanya, namun permintaan masyarakat di Sulut tetap tinggi.
"Peningkatan harga cabai di Kota Manado dan sekitarnya belum terlalu signifikan dan masyarakat masih merasa, dalam kondisi yang wajar," jelasnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Hanny Wajong mengatakan harga cabai rawit di Kota Manado dan sekitarnya memang mengalami peningkatan namun masih dalam taraf yang wajar.
"Namun kami tetap melakukan pemantauan stok agar tetap tersedia di pasaran guna memenuhi permintaan konsumen," jelas Hanny.
Hanny menjelaskan ada tim khusus Disperindag yang setiap hari memantau pergerakan harga kebutuhan pokok. Baik di pasar tradisional maupun swalayan sehingga pergerakan harga terus terkontrol.
"Semoga stok cabai dari sentranya ke pasar induk segera stabil sehingga harga cabai rawit akan kembali normal," jelasnya.Budi Suyanto
Pewarta : Oleh Nancy Lynda Tigauw
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
