Logo Header Antaranews Manado

Maskapai dan pertamina siap menghadapi arus mudik lebaran

Jumat, 11 Juli 2014 18:42 WIB
Image Print
Maskapai Garuda Indonesia siap melayani arus mudik Lebaran. (1)
"Peningkatan servis layanan untuk warga Sulut menjadi perhatian utama maskapai penerbangan Garuda Indonesia di bulan puasa. Peningkatan layanan itu demi memberi kenyamanan kepada penumpang Garuda," kata Boydike.

Manado, (AntaraSulut) - Menghadapi arus mudik Lebaran tahun 2014, maskapai dan pertamina di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah siap untuk mengantisipasi lonjakan penumpang nanti.
General Manager Garuda Indonesia Manado Boydike Kussudiarso mengatakan maskapai Garuda sudah siap mengantisipasi lonjakan penumpang jelang Lebaran dengan lebih meningkatkan kapasitas layanan agar lebih baik.
"Peningkatan servis layanan untuk warga Sulut menjadi perhatian utama maskapai penerbangan Garuda Indonesia di bulan puasa. Peningkatan layanan itu demi memberi kenyamanan kepada penumpang Garuda," kata Boydike.
Ada beberapa peningkatan kualitas service yang dilakukan selama bulan puasa ini. Salah satunya adalah penggunaan Audio Video on Demand (AVOD) di semua pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta.
Kalau tak dilengkapi AVOD, maka kami memperbanyak bahan bacaan di dalam pesawat, katanya.
Sementara, untuk makanan pihaknya tetap memberikan kepada penumpang, walaupun penumpang tersebut melaksanakan ibadah puasa.
Semua makanan tetap diberikan meski penumpang melaksanakan puasa disediakan dalam kotak pad waktu penumpang hendak turun pesawat, jelasnya.
Untuk penambahan penerbangan jelang Lebaran khusus di Sulut, mungkin tidak ada karena dengan rute saat ini, mampu memenuhi permintaan masyarakat.
"Saat ini, Garuda melayani rute Manado-Jakarta sebanyak 3 kali penerbangan dalam sehari,
Manado-Makasar dua kali, Manado-Ternate satu kali, Manado-Sorong satu kali serta Manado-Balikpapan satu kali," katanya.
Delapan kali penerbangan dalam sehari, sangat cukup memenuhi lonjakan arus mudik Lebaran nanti. Karena, di Sulut yang merayakan Lebaran tidak terlalu banyak.
Di sisi lain, untuk harga tiket Garuda Indonesia dengan tujuan Manado-Jakarta harganya dimulai Rp 1.371.600, Manado-Makassar Rp 887.600. Sementara tujuan Manado-Balikpapan, harga tiketnya dimulai dari Rp 962.400, Manado-Sorong Rp 900.800, Manado-Ternate Rp 596.100.
Sales Eksekutif BBM Retail Pertamina Manado Arief Rachman mengatakan menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan bulan suci Ramadhan tahun 2014.
"Ketahanan stok BBM tetap normal 10 hari, dan ini mampu penuhi kebutuhan, karena itu masyarakat supaya tidak melakukan pembelian berlebih," kata Arief.
Arief mengatakan kebutuhan BBM di Sulut rata-rata setiap hari sebanyak 1.000 metrik ton dan stok yang ada sangat cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menghadapi Pilpres dan Ramadhan, Pertamina sudah mengantisipasi kenaikan hingga 10 persen.
"Pertamina berupaya semaksimal mungkin menjaga stabilitas masyarakat terkait dengan pemenuhan BBM. Bisa dipastikan stok di Sulut normal," jelas Arief.
Karena itu, kata Arief, masyarakat jangan khawatir karena stok BBM sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik premium, solar maupun pertamax.
Pihaknya berharap pemerintah akan mendukung Pertamina dalam menjaga kestabilan BBM di lapangan. Harus dijaga juga jangan ada yang spekulasi beli BBM di Manado dan sekitarnya.
"Pemerintah bisa support pertamina untuk bantu menenangkan masyarakat, kasih informasinya yang tepat agar tidak terjadi panic buying sehingga menyebabkan antrian yang panjang," jelasnya.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026