
Sulut butuh 410 ton daging sapi

"Kebutuhan daging sapi menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2014 sebanyak 410 ton tersebut, semuanya diproduksi lokal," kata Hanny, di Manado, Jumat.
Manado, 30/5 (AntaraSulut) - Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Hanny Wajong mengatakan, kebutuhan daging sapi masyarakat Sulut saat menghadapi Ramadhan 2014 sebanyak 410 ton.
"Kebutuhan daging sapi menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2014 sebanyak 410 ton tersebut, semuanya diproduksi lokal," kata Hanny, di Manado, Jumat.
Sulut, kata Hanny, tidak memasok daging sapi dari luar daerah, tapi semua hasil produksi daerah.
Memasuki, bulan Ramadhan, kebutuhan masyarakat akan daging sapi mengalami peningkatan dari kebutuhan normal, karena itu stok yang ada cukup tersedia.
"Hingga Juni 2014, stok daging sapi di Sulut sebanyak 488 ton," kata Hanny.
Pemerintah jamin stok yang ada akan mampu memenuhi permintaan masyarakat menghadapi hari raya keagamaan tahun ini.
"Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok daging cukup tersedia," jelasnya.
Pemerintah, akan terus melakukan pemantauan baik ketersediaan stok maupun harga sehingga tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan yang cukup berarti.
Saat ini, harga daging sapi di sentra perdagangan Kota Manado dan sekitarnya Rp87.500 per kilogram.
"Kalau terjadi kenaikan harga daging jelang Ramadan dan Lebaran itu lebih disebabkan oleh permintaan pasar yang memang tinggi. Itu hukum pasar dan sepanjang kenaikan harganya masih terjangkau, kami anggap wajar," katanya.***2***
Pewarta :
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
