Logo Header Antaranews Manado

Telkomsel dukung WCRC di Manado

Sabtu, 15 Maret 2014 09:04 WIB
Image Print
Branch Manager telkomsel Manado, Tomy Luxianto (1)
"Telkomsel akan siap mendukung kegiatan internasional yang akan diselenggarakan di Manado pertengahan Mei nanti dengan menyediakan kartu bebas roaming internasional, kartu perdana dengan internet," kata, Branch Manager Telkomsel Manado, Tomy Luxianto

Manado, 15/3 (AntaraSulut) - Operator telepon selular PT Telkomsel berupaya mendukung kesuksesan penyelenggaraan kegiatan internasional Konferensi Terumbu Karang Dunia (world coral reef conference-WCRC) pada pertengangan Mei 2014 dengan penambahan kapasitas jaringan.

"Telkomsel akan siap mendukung kegiatan internasional yang akan diselenggarakan di Manado pertengahan Mei nanti dengan menyediakan kartu bebas roaming internasional, kartu perdana dengan internet," kata, Branch Manager Telkomsel Manado, Tomy Luxianto, di Manado, Sabtu.

Menurut Tomy, dalam kegiatan WCRC ini tidak sebatas menghadirkan layanan terbaik, namun sekaligus menunjukkan kepada dunia internasional layanan telekomunikasi di Indonesia sejajar dengan negara maju di berbagai belahan dunia.

"Optimalisasi jaringan yang kami lakukan ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran komunikasi suara dan data para peserta konferensi. Kami juga terus berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati layanan komunikasi yang berkualitas selama berlangsungnya WCRC di Manado," ujar Titus.

Telkomsel teru memperkuat jaringan dengan penambahan BTS, kapasitas data hampir di Seluruh Indonesia khususnya juga di Sulut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulut, Ronald Sorongan mengatakan ada sembilan negara akan ikut WCRC di Manado yakni Australia, Filipina, Malaysa, Timor Leste, Papua Nugini, Solomon Island, Roma, Jepang dan Italia.

"Rencananya WCRC akan dilaksanakan 14-17 Mei 2014, dan pada pelaksanaannya akan dirangkaikan dengan peresmian gedung sekretariat bersama coral triangle initiative (CTI) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," kata Ronald.

Dia mengatakan, hingga pelaksanaan nanti ditergetkan sebanyak 1.500 peserta yang ikut konferensi, dan setiap negara akan mengikuti konferensi tingkat menteri kelautan pada even CTI dan ATSEA (Arafura and Timor Seas Ecosystem Action).

Salah satu agenda yang akan dibahas dalam konferensi terumbu karang dunia ini adalah karbon biru (blue karbon), di mana terumbu karang memberikan andil besar dalam, pengurangan emisi gas buang di udara seperti karbon dioksida dan gas-gas lainnya.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026