
Anshor Sulut kerahkan 6.000 anggota amankan Natal

Manado, (ANTARA Sulut) - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Anshor Sulawesi Utara Benny Rhamdani menyatakan menurunkan 6.000 anggotanya mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2014.
"Nanti seluruh anggota yang kami kerahkan tersebut akan berjaga-jaga di sekitar rumah-rumah ibadah serta pusat-pusat keramaian," katanya di Manado, Minggu.
Rhamdani mengatakan, itu adalah kebiasaan yang dilakukan Anshor setiap tahun, sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kaum Nasrani di Manado, yang menjalankan ibadah Natal serta tahun baru.
Apalagi menurutnya Sulawesi Utara termasuk Manado terkenal sebagai daerah yang aman dan menjadi ikon kerukunan dan toleransi umat beragama di Indonesia, maka sudah menjadi kewajiban mereka untuk ikut mengamankan jalannya hari raya bersama-sama.
Ia mengatakan, tujuan utamanya ikut menjaga keamanan dengan mengerahkan pemuda Anshor adalah membantu memberikan rasa aman dan nyaman kepada saudara-saudara yang akan berhari raya.
Di tempat-tempat keramaian menurutnya bukan hanya memberikan rasa nyaman saja, tetapi ikut menjaga agar jangan ada tindakan kriminal yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggungjawab untuk merugikan orang-orang yang melaksanakan ibadah hari raya.
Ia mengatakan, kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara memang dikenal di seluruh Indonesia, bahkan sampai ke mancanegara, karena di tengah keragaman masyarakat yang berasal dari suku agama dan rasa berbeda tidak terjadi perpecahan atau perselisihan tentang hal-hal tersebut.
Sehingga menarik perhatian banyak pihak seperti pemerintah daerah lain dari luar Sulawesi Utara untuk datang bertandang terutama ke Manado mempelajari kerukunan mulai dari Payakumbuh di Sumatera Barat, hingga Solo di Jawa Tengah.
Kedatangan pemerintah dari luar tersebut dilakukan di Manado, Minahasa, dan Bitung untuk mendapatkan masukan tentang kerukunan di daerah Nyiur Melambai, sebutan untuk Sulawesi Utara.
Di Sulawesi Utara kerukunan dibantu oleh pemuka agama yang bersatu dalam FKUB dan jauh sebelum ada forum tersebut, telah ada BKSAUA di Manado yang menyatukan masyarakat dalam kerukunan. *
(guntur/@antarasulut.com)
Pewarta : Oleh Joyce Bukarakombang
Editor:
Guntur Bilulu
COPYRIGHT © ANTARA 2026
