
Samsung target pertumbuhan smartphone 40 persen

"Teknologi mampu dikembangkan Samsung, karena perusahaan punya pabrik yang mampu menghasilkan chip dan semi konduktor mendukung perkembangan teknologi Samsung," kata Iffan.
Manado, (Antara Sulut) - PT Samsung Electronics Indonesia menargetkan penjualan smartphone dapat mencapai pertumbuhan pasar 35 hingga 40 persen pada tahun ini.
"Tahun ini optimistis smartphone dapat mencapai market share 35 hingga 40 persen, menyusul tingginya minat masyarakat terhadap produk ini," kata Consumer Electronics Business Director PT Samsung Electronics Indonesia, Iffan Suryanto di Manado, Rabu.
Desain produk Samsung yang sangat menarik dan sesuai dengan kebutuhan pasar, dipadukan dengan teknologi yang mampu dikembangkan Samsung, menjadi faktor penting tumbuhnya permintaan terhadap produk ini.
"Teknologi mampu dikembangkan Samsung, karena perusahaan punya pabrik yang mampu menghasilkan chip dan semi konduktor mendukung perkembangan teknologi Samsung," kata Iffan.
Adanya pabrik chip tersebut menjadikan Samsung sebagai suplier terbesar untuk berbagai perangkat elektronik bukan hanya di Indonesia tetapi dunia saat ini.
Samsung punya teknologi dan partnya, karena itu optimis dengan teknologi yang ada di depan, maka Samsung bisa survive, apalagi samsung tidak bermain di harga, tetapi pada keunggulan produk dengan teknologinya didukung layanan purna jual yang baik serta infrastruktur memadai.
Samsung Electronics Indonesia tergabung dalam Samsung Electronics Co, Ltd, yang saat ini menjadi pemimpin global dalam semikonduktor, telekomunikasi, media digital dan konvergensi digital dengn penjualan tahun 2011 konsolidasi mencapai 143,1 miliar dolar AS.
Perusahaan ini mempekerjakan sebanyak 206.000 orang di 197 kantor yang tersebar di 72 negara, mengoperasikan dua organisasi terpisah yakni Digital media dan komunikasi serta Digital Imaging dan solusi perangkat, dengan sembilan unit bisnis independen.
Samsung diakui sebagai industri terkemuka di berbagai ekonomi, kriteria lingkungan serta sosial.@antarasulutcom.
Pewarta : Guido Merung
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
