
BI : Dirut Bank Sulut lulus FPT

Dirut BS dinyatakan lulus FPT bersama Direktur Pemasaran Novie Kaligis, dan Direktur Umum Felming Harun, sehingga mereka sudah dapat melaksanakan tugas sesuai jabatan mereka, kata Suhaedi
Manado, 26/7(AntaraSulut) - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara(Sulut), Suhaedi mengumumkan Direktur Utama Bank Sulut, Johanis Salibana lulus uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test(FPT).
Dirut BS dinyatakan lulus FPT bersama Direktur Pemasaran Novie Kaligis, dan Direktur Umum Felming Harun, sehingga mereka sudah dapat melaksanakan tugas sesuai jabatan mereka, kata Suhaedi di Manado, Kamis.
Suhaedi mengatakan, dengan kelulusan direksi tersebut, maka diharapkan operasional bank kebanggaan masyarakat Sulut dan Gorontalo tersebut sudah dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
"BI ingin Bank Sulut menjadi bank regional modern, yang mampu bersaing dengan perbankan lainnya yang ada di Sulut," kata Suhaedi.
Dengan lulusnya direksi hasil pemilihan Rapat Umum Pemegang Saham(RUPS) pada Februari 2012 lalu, maka secara lengkap direksi Bank Sulut terdiri, Direktur Utama, Johanis C Salibana, Direktur Pemasaran Novie Kaligis, Direktur Umum Felming Harun, dan Direktur Kepatuhan, Jefferson Lungkang.
Jefferson Lungkang, merupakan pejabat yang masih dipercaya menduduki jabatan yang sama, sehingga tidak perlu dilakukan lagi uji FPT.
Sementara itu untuk posisi komisaris, Suhaedi, masih harus dilakukan tambahan sekurangnya dua orang, menyesuaikan dengan jumlah direksi yang ada.
Dari komisaris tersebut yang tetap dalam jabatannya sehingga tidak perlu mengikuti FPT yakni Robby Mamuaja, mantan Sekretaris Provinsi Sulut.
Dirut Bank Sulut, Johanis Salibana mengatakan, akan bekerja maksimal mendorong pengembangan bank daerah ini menjadi bank regional yang tangguh dengan pertumbuhan kinerja keuangan dan perhatian besar terhadap sektor usaha mikro kecil menengah(UMKM).***2***(GOO4/B/MO31) 26-7-2012 19.00
(T.G004/B/M031/M031) 26-07-2012 18:02:17
Pewarta : Guido Merung
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
