Logo Header Antaranews Manado

Tak Perlu Anggaran Banyak Hadapi Pra PON

Senin, 30 Mei 2011 18:54 WIB
Image Print
Foto Ilustrasi

Manado, (Antara News) - Gubernur Sulawesi Utara Sarundajang mengatakan, tidak perlu anggaran banyak dalam pelaksanaan kualifikasi (pra) menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau XVIII tahun 2012.

"Pada PON lalu saja kita memiliki anggaran minim tetapi cukup berprestasi dan masuk 10 besar, kenapa harus menuntut lebih banyak lagi," kata Gubernur, di Manado, Senin.

Kegiatan pra-PON tetap akan didukung penuh oleh pemerintah daerah, sehingga prestasi tetap ditingkatkan dengan baik demi nama daerah juga, ujarnya.

Menurutnya, menghemat anggaran tidak harus dengan mematikan prestasi olahraga di daerah, tetapi lebih melihat titik kebutuhan yang ada, sehingga berjalan searah.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulut meminta kepada jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga untuk giat melakukan kegiatan dan koordinasi dengan KONI setempat, sehingga program olahraga berjalan dengan baik.

Sebelumnya, sejumlah kalangan menilai anggaran persiapan pra PON Sulut untuk menghadapi kualifikasi tahun 2011 sangat minim, dan diharapkan ada dukungan tambahan dari pihak terkait baik melalui bantuan pemerintah maupun pihak swasta.

"Pemerintah dan DPRD Sulut harus memikirkan persoalan ini, karena masalah anggaran sangat penting dalam menunjang prestasi olahraga di daerah," demikian dikatakan salah satu pengurus KONI Sulut, James Sumendap.

Menurut Sumendap yang juga anggota DPRD Sulut itu, pada APBD yang ditetapkan pada tahun 2011 ini anggaran yang menunjang persiapan dan pelaksanaan pra PON hanya sekitar Rp3,6 miliar.

Menurutnya, jika menghitung keinginan sejumlah cabang olahraga untuk berprestasi merebut jatah ke PON Riau XVIII tahun 2012. mendatang, tentunya anggaran tersebut sangat minim dan perlu ditambah.

"Memang anggaran yang dibutuhkan idealnya enam hingga tujuh miliar, karena sangat banyak yang harus dipenuhi pada persiapan pra PON, termasuk akomodasi, transportasi, kebutuhan seragam kontingen dan sebagainya," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026