
PLKA ke-5 Sulut tercipta transaksi Rp1,5 M

Manado (ANTARA) - Pasar Lelang Komoditas Agro (PLKA) ke-5 tahun 2021 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Selatan menciptakan transaksi perdagangan sebesar Rp1,5 miliar.
"Komoditas yang mendominasi yakni jagung hibrida," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut Ronny Erungan, di Manado, Kamis.
Pelaksanaan di luar Kota Manado, kata Ronny sebagai upaya menjemput bola langsung pada petani dan pelaku usaha, agar mereka memanfaatkan ajang perdagangan ini.
PLKA, katanya, untuk mempertemukan secara langsung antara penjual dan pembeli.
"Jadi diharapkan mampu memutus mata rantai perdagangan yang selama ini cukup panjang," katanya.
Lewat PLKA, katanya, penjual dan pembeli akan bernegosiasi secara langsung, tawar-menawar tanpa ada perantara.
"Kami berharap penjual dan pembeli akan memdapatkan keuntungan lebih dari sebelumnya memakai perantara," katanya.
Ronny mengatakan setiap tahun Disperindag menggelar PLKA minimal delapan kali.
"Saya harap petani, pelaku UMKM, dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik," katanya.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
