Logo Header Antaranews Manado

Lantamal VIII Manado Gelar Pengobatan Gratis

Rabu, 4 Agustus 2010 08:59 WIB
Image Print

Manado, (Antara News) - Pangkalan Utama Angatan Laut (Lantamal) VIII Manado akan menggelar pengobatan gratis untuk memperingati setahun pemecahan rekor dunia "Guinness World of Records" skuba massal di perairan Pantai Malalayang Manado, Sulawesi Utara.

Wadanlantamal VIII Manado, Kolonel Marinir Harhar Sucahryana, di Manado, Rabu, mengatakan, pengobatan gratis itu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Pemerintah Kota Manado, Polda Sulut, dan Komunitas Pecinta Laut (KPL).

"Pengobatan umum, operasi katarak dan operasi hernia ini juga didukung oleh pundi amal SCTV," kata Sucahryana yang juga ketua panitia peringatan setahun pemecahan rekor Guinness World of Records (GWR) itu.

Harhar Sucahryana mengatakan, kegiatan sosial ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu mendapatkan pelayanan kesehatan.

Warga masyarakat pesisir dan nelayan menjadi target utama kegiatan ini karena mereka perlu mendapat perhatian lebih, katanya.

Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan medis gratis itu, panitia melaksanakannya selama tiga hari dari 14-16 Agustus 2010 dan membuka tempat pendaftaran di sejumlah tempat.

Masyarakat dapat mendaftarkan diri ke panitia pengobatan massal di Kantor Lantamal VIII, Kantor Dinas Kesehatan Propinsi Sulut, Kantor Dinas Kesehatan Pemkot Manado, Puskesmas Malalayang dan Puskesmas Kalasey.

"Pelaksanaan pengobatan ini akan melibatkan dokter ahli dari Sulut dan Jakarta," katanya.

Selain pengobatan gratis, acara peringatan setahun pemecahan rekor GWR dan skuba massal itu juga diisi dengan seminar dan diskusi panel, pameran photo, penanaman pohon bakau, donor darah, pengenalan "scuba diving" (berenang di permukaan) gratis, lomba perahu nelayan dan penyelaman bersama.

Seminar tentang lingkungan hidup diselenggarakan TNI AL bersama dengan Universitas Sam Ratulangi Manado dan Kementerian Luar Negeri RI.

Sementara pameran foto akan menampilkan hasil karya fotografer "bawah air" profesional nasional maupun lokal, serta penanaman pohon bakau di kawasan pesisir Pantai Malalayang Manado.

Pada Agustus 2009, Sulut menggelar "Sail Bunaken". Saat itu, Sulut berhasil menciptakan rekor skuba massal yang diikuti 2.465 orang penyelam di Pantai Malalayang Manado dengan catatan waktu 29.08.23 menit. (*)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026