
Gubernur Heran Sulsel Disebut Pelayanan Terburuk

Makassar (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Dr Syahrul Yasin Limpo, MH, MSi, menyatakan keheranannya dengan dimasukkannya Sulsel sebagai salah satu daerah di Indonesia dengan tingkat pelayanan administrasi terburuk.
"Saya tidak mengerti Sulsel dinilai terburuk dalam hal pelayanan publik, saya tidak tahu apa yang dimaksud. Saya tidak pernah mendapatkan surat langsung," katanya saat menyampaikan pidato dalam sidang paripurna penetapan APBD Sulsel di Makassar, Rabu.
Gubernur merasa heran dengan adanya penilaian tersebut justru disaat gerai Samsat on-line yang memudahkan pengurusan surat-surat kendaraan telah dibuka di pusat perbelanjaan.
"Pengurusan SIM, STNK sudah sangat cepat, belum lagi kita akan membuka pelayanan serupa di lima kabupaten kota di Sulsel untuk membagi rujukan," ujarnya.
Saat ini, Kabupaten Bone dan Kota Makassar ditetapkan sebagai daerah pelayanan terbaik nasional, 16 kabupaten dan satu kota mendapat penghargaan pelayanan terbaik, serta satu kabupaten lainnya masuk kategori sedang.
Gubernur seolah tidak percaya dengan adanya pemberitaan di media massa beberapa waktu lalu, dan membandingkan dengan adanya 54 penghargaan dari Presiden dan Departemen atas prestasi yang dicapai Sulsel.
"54 Prestasi itu menjadi tidak ada apa-apanya setelah media memberitakan Sulsel pelayanan terendah dan daerah terkorup. Sulsel dikatakan lahan korupsi, belum pernah saya lihat," ujarnya.
Gubernur mengatakan siap mengembalikan 54 prestasi tersebut, jika saja bisa mengembalikan nama Sulsel sebagai daerah yang memiliki pelayanan terbaik dan jauh dari korupsi.
Dengan nada tinggi Gubernur menegaskan akan menjadikan informasi tersebut sebagai koreksi yang dahsyat, serta meneliti semua honor dan perjalanan dinas setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
(PSO-099/F003)
