Rutan Manado ikut pemecahan rekor senam poco-poco
Minggu, 5 Agustus 2018 17:29 WIB
Rutan Manado ikut pemecahan rekor senam poco-poco. Para warga binaan pemasyarakatan pada pelaksanaan senam poco-poco (foto:joriedarondo) ((1))
Manado, 5/8 (Antara) - Sekitar 100 warga binaan pemasyarakatan baik narapidana maupun tahanan Rumah Tahanan Negera (Rutan) Klas II A Malendeng Manado, mengikuti senam poco-poco dalam rangka pemecahan rekor dunia.
Kepala Rutan Manado Ronny Rumondor, di Manado, Minggu, mengatakan kegiatan ini untuk mendukung program nasional, dimana poco-poco merupakan budaya dari Indonesia.
"Selain Rutan Manado, juga dilakukan Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan di Seluruh Indonesia," katanya, didampingi Kasi Pelayanan Tahanan Wahyono.
Ia mengatakan pihaknya telah melakukam persiapan sebaik mungkin dalam mendukung kegiatan ini supaya dapat berlangsung sukses.
Dalam melakukan persiapan tentunya memerlukan waktu dan tenaga yang ekstra untuk melatih warga binaan.
"Sebelum pelaksanaan, telah melakukan latihan untuk lebih mempersiapkan diri," katanya.
Ia menambahkan guna suksesnya kegiatan ini juga menggunakan aplikasi zoom, sehingga memerlukan perhatian yang ekstra.
Pada kegiatan yang dilaksanakan di lapangan dalam Rutan Manado, warga binaan dengan memakai kaos berwarna merah melaksanakan kegiatan poco-poco yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia itu, dengan penuh antusias.
Sebelum melaksanakan poco-poco, warga binaan juga mengikuti kegiatan pembukaan yang dilaksanakan di Jakarta melalui layar lebar berada di depan para peserta poco-poco yang saat itu telah berdiri dalam keadaaan siap dan teratur.
Pemecahan rekor senam poco-poco serentak tersebut juga diikuti sejumlah Lapas dan Rutan di Sulawesi Utara, seperti Lapas Manado dan LPKA Tomohon.
***4***
Kepala Rutan Manado Ronny Rumondor, di Manado, Minggu, mengatakan kegiatan ini untuk mendukung program nasional, dimana poco-poco merupakan budaya dari Indonesia.
"Selain Rutan Manado, juga dilakukan Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan di Seluruh Indonesia," katanya, didampingi Kasi Pelayanan Tahanan Wahyono.
Ia mengatakan pihaknya telah melakukam persiapan sebaik mungkin dalam mendukung kegiatan ini supaya dapat berlangsung sukses.
Dalam melakukan persiapan tentunya memerlukan waktu dan tenaga yang ekstra untuk melatih warga binaan.
"Sebelum pelaksanaan, telah melakukan latihan untuk lebih mempersiapkan diri," katanya.
Ia menambahkan guna suksesnya kegiatan ini juga menggunakan aplikasi zoom, sehingga memerlukan perhatian yang ekstra.
Pada kegiatan yang dilaksanakan di lapangan dalam Rutan Manado, warga binaan dengan memakai kaos berwarna merah melaksanakan kegiatan poco-poco yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia itu, dengan penuh antusias.
Sebelum melaksanakan poco-poco, warga binaan juga mengikuti kegiatan pembukaan yang dilaksanakan di Jakarta melalui layar lebar berada di depan para peserta poco-poco yang saat itu telah berdiri dalam keadaaan siap dan teratur.
Pemecahan rekor senam poco-poco serentak tersebut juga diikuti sejumlah Lapas dan Rutan di Sulawesi Utara, seperti Lapas Manado dan LPKA Tomohon.
***4***
Pewarta : Jorie MR Darondo
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Agenda mediasi di PN Manado, Pdt Ricky Tafuama tetap minta Rp5,2 M dikembalikan
30 January 2026 6:07 WIB
Terpopuler - Provinsi Sulut
Lihat Juga
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Gubernur Sulut sebut kawasan Sulampua miliki peran strategis ekonomi nasional
20 January 2026 5:48 WIB