Manado, (Antaranews Sulut) - PT Perusahaan Listrik Negara PLN (Persero) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo (Suluttenggo) berencana n membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Likupang Minahasa Utara, dan Gorontalo.

"Rencananya kami akan bangun PLTS di dua tempat yakni Likupang dan Gorontalo untuk memenuhi kebutuhan listrik daerah tersebut," kata General Manager PLN Suluttenggo Edison Sipahutar di Manado, Rabu.

Dia mengatakan PLTS Likupang akan dibangun dengan kapasitas 15 MW dan PLTS Isimu Gorontalo sebesar 10 MW.

"Kami berharap pembangkit ini dapat memberikan dampak pada perekonomian daerah, dan kebutuhan masyarakat akan listrik bisa terpenuhi dengan baik, "katanya.

Saat ini yang sudah jalan adalah PLTS Sumalata Gorontalo sebesar 2 MW.

Edison menjelaskan PLTS adalah pembangkit listrik yang mengubah energi surya menjadi energi listrik.

Pembangkitan listrik bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara langsung menggunakan fotovoltaik, dan secara tidak langsung dengan pemusatan energi surya.

Fotovoltaik mengubah secara langsung energi cahaya menjadi listrik menggunakan efek fotoelektrik. Pemusatan energi surya menggunakan sistem lensa atau cermin dikombinasikan dengan sistem pelacak untuk memfokuskan energi matahari ke satu titik untuk menggerakan mesin kalor.

Sistem pemusatan energi surya (concentrated solar power, CSP) menggunakan lensa atau cermin dan sistem pelacak untuk memfokuskan energi matahari dari luasan area tertentu ke satu titik.

Panas yang terkonsentrasikan lalu digunakan sebagai sumber panas untuk pembangkitan listrik biasa yang memanfaatkan panas untuk menggerakkan generator.

Sistem cermin parabola, lensa reflektor fresnel, dan menara surya adalah teknologi yang paling banyak digunakan. Fluida yang dipanaskan bisa digunakan untuk menggerakan generator atau turbin uap konvensional hingga mesin stirling atau menjadi media penyimpan panas.



(T.KR-NCY/B/A013/A013) 18-07-2018 15:20:29