Manado, (Antaranews Sulut) - Provinsi Sulawesi Utara pada Juni 2018 mengekspor 6.400 ton bungkil kopra ke India, negara potensial tujuan komoditas tersebut.

"Bungkil kopra yang diekspor ke India sebanyak 6.400 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 1,01 juta dolar Amerika Serikat)," kata Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan Sulut Jenny Karouw di Manado, Rabu.

Jenny mengatakan, India memang sudah menjadi tujuan potensial ekspor bungkil kopra asal Sulut sehingga harus dimanfaatkan dengan baik oleh petani dan pengekspor.

Dia mengatakan, meskipun saat ini ada penurunan harga minyak dunia, kegiatan ekspor Sulut tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Kontrak sudah dilakukan sebelumnya sehingga ekspor tidak terpengaruh penurunan harga minyak dunia.

Disperindag, katanya, berharap pengekspor Sulut terus berinovasi, sehingga nilai jual semakin tinggi dan memberikan dampak kesejahteraan bagi petani.

Bungkil kopra ini, katanya, dijadikan makanan ternak di India.

Pemerintah akan memberi prioritas utama bagi pengekspor dalam mengurus kelengkapan berkas di kantor Disperindag Sulut.

"Hanya dalam hitungan menit saja, pasti kami tandatangani," jelasnya.*

(T.KR-NCY/C/A013/A013) 04-07-2018 12:43:21