Perpustakaan Terapung Dibutuhkan Warga Kepulauan
Rabu, 1 Maret 2017 18:32 WIB
Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Maximelian Tapada.Antara Foto/Melky (1)
Minahasa Utara, 1/3 (Antara Sulut) - Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Minahasa Utara Maximelian Tapada mengatakan, perpustakaan terapung sangat dibutuhkan warga kepulauan yang ada di Minahasa Utara.
"Kami mengapresiasi minat warga dalam membaca, namun kendala terjadi ketika kebutuhan tersebut belum dapat dijangkau bagi warga kepulauan," ujar Tapada, di Airmadidi, Rabu.
Tapada mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut perlu adanya kapal perpustakaan agar harapan warga kepulauan dapat terpenuhi.
"Kami sudah mengajukan usulan berupa proposal bantuan kapal kepada perpustakaan RI untuk dijadikan kapal keliling khusus warga kepulauan. Jadi kapal ini akan dibuatkan perpustakaan terapung," kata Tapada.
Kalaupun keadaan kapal terapung disuatu daerah tidak memungkinkan kata Tapada, nantinya buku-buku tersebut bisa dipindahkan ke darat agar masyarakat bisa membaca.
"Setidaknya kapal terapung ini memberikan manfaat besar bagi minat membaca warga kepulauan. Dengan demikian wawasan masyarakat lebih luas," katanya.
Selain kapal perpustakaan kata Tapada, pihaknya masih membutuhkan mobil perpustakaan keliling,. Satu kendaraan perpustakaan keliling yang digunakan saat ini lanjut Tapada masih belum memadai mengingat minat baca masyarakat Minahasa Utara cukup tinggi.
"Kalau dua kendaraan keliling dirasa cukup untuk membagi wilayah yang ada di Minahasa Utara agar kebutuhan membaca terus berlangsung," katanya.
Dia berharap, kegemaran membaca masyarakat Minahasa Utara semakin tinggi untuk menciptakan daerah maju dan berkembang. Dengan demikian terobosan dalam meningkatkan budaya membaca di Minahasa Utara dari pelosok desa maupun kepulauan hingga perkotaan memberikan dampak positif.
"Kami mengapresiasi minat warga dalam membaca, namun kendala terjadi ketika kebutuhan tersebut belum dapat dijangkau bagi warga kepulauan," ujar Tapada, di Airmadidi, Rabu.
Tapada mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut perlu adanya kapal perpustakaan agar harapan warga kepulauan dapat terpenuhi.
"Kami sudah mengajukan usulan berupa proposal bantuan kapal kepada perpustakaan RI untuk dijadikan kapal keliling khusus warga kepulauan. Jadi kapal ini akan dibuatkan perpustakaan terapung," kata Tapada.
Kalaupun keadaan kapal terapung disuatu daerah tidak memungkinkan kata Tapada, nantinya buku-buku tersebut bisa dipindahkan ke darat agar masyarakat bisa membaca.
"Setidaknya kapal terapung ini memberikan manfaat besar bagi minat membaca warga kepulauan. Dengan demikian wawasan masyarakat lebih luas," katanya.
Selain kapal perpustakaan kata Tapada, pihaknya masih membutuhkan mobil perpustakaan keliling,. Satu kendaraan perpustakaan keliling yang digunakan saat ini lanjut Tapada masih belum memadai mengingat minat baca masyarakat Minahasa Utara cukup tinggi.
"Kalau dua kendaraan keliling dirasa cukup untuk membagi wilayah yang ada di Minahasa Utara agar kebutuhan membaca terus berlangsung," katanya.
Dia berharap, kegemaran membaca masyarakat Minahasa Utara semakin tinggi untuk menciptakan daerah maju dan berkembang. Dengan demikian terobosan dalam meningkatkan budaya membaca di Minahasa Utara dari pelosok desa maupun kepulauan hingga perkotaan memberikan dampak positif.
Pewarta : Melky Rudolf Tumiwa
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi resmikan PLTS Terapung Cirata 192 MWp, terbesar di Asia Tenggara
09 November 2023 15:22 WIB, 2023
PLN Paparkan Green Enabling Supergrid hingga Rampungnya PLTS Terapung Cirata di AIPF
09 September 2023 9:04 WIB, 2023
Setelah Cirata, PLN Siap Kerjakan Proyek PLTS Terapung Singkarak dan Saguling untuk Wujudkan Transisi Energi
19 October 2022 13:58 WIB, 2022
Pemprov Sulut akan kembangkan PLTS terapung di Danau Tondano-Minahasa
31 January 2022 12:09 WIB, 2022
Terpopuler - Minahasa Utara
Lihat Juga
Munas Apkasi Minahasa Utara ditutup, Wamendagri: Dukung visi Indonesia Emas 2045
31 May 2025 13:52 WIB
Pemkab Minahasa Utara imbau warga waspadai dampak curah hujan tinggi
04 February 2023 19:06 WIB, 2023
Komunitas Likupang Raya gelar penghijauan mangrove peringati Hari Pohon Sedunia
21 November 2022 22:17 WIB, 2022