Manado, (Antarasulut) - Sebanyak 205 orang wisatawan asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Senin, tiba di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) dengan penerbangan langsung dari Macau ke bandara Sam Ratulangi, Manado.

"Puji Tuhan, kita senang karena upaya dua bulan ini berhasil, dimana 205 orang wisatawan dari RRT tiba dengan selamat di sini tadi," kata Gubernur Sulut, olly Dondokambey, saat menyambut para turis di Bandara, Senin.

Olly berharap kiranya kunjungan wisatawan langsung dari kota-kota di RRT seperti Macau dan lainnya bisa berlangsung reguler sehingga target pemerintah dapat tercapai.

"Dua bulan sebelum para wisatawan tersebut berkunjung ke Manado, pemandu wisata dari sana sudah datang untuk memastikan keadaan dan melihat-lihat kondisi Sulut, apakah layak dikunjungi atau tidak," katanya.

Untuk itu Olly mengharapkan dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota di Sulut, untuk terlibat dan proaktif mendukung kegiatan kepariwisatawan di daerah nyiur melambai ini.

"Kan anda-anda lihat tadi ada wali kota Manado, itu tanda dukungannya bagi peningkatan pariwisata Sulut," katanya.

Dia mengatakan, memang pada saat pemandu wisata datang melakukan survey dua bulan sebelumnya, dan menyampaikan berbagai masukan, pihaknya sudah langsung memerintahkan melakukan perbaikan.

"Pantai-pantai yang masih kurang toiletnya ditambah, demikian juga dengan perbaikan lainnya dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang akan mengunjungi Manado," katanya.

Dia juga mengimbau seluruh warga Sulut, untuk membuat suasana tenang dan aman, agar wisatawan yang datang merasa nyaman saat berada di sini, karena keramahan masyarakat dan kesiapan pemerintah akan menjadi cerita dari mulut ke mulut dan menarik lebih banyak orang datang.

Wisatawan dari RRT tersebut datang ke Manado, diangkut oleh pesawat udara boeing 373 dari maskapai penerbangan lion air, dari Macau langsung ke Manado, Sulut disambut Forkopimda, Wali Kota Manado dan jajaranya serta Manado tourism board.

Para wisatawan tersebut dijadwalkan mengunjungi Sulut, ke Bunaken menikmati keindahan alam bawah lautnya, lalu wisata sejarah di sini seperti ke gereja sentrum dan TITD Ban Hin Kiong, serta patung Tuhan Yesus memberkati di Manado. ***1***



(T.KR-JHB/B/S025/C/S025) 04-07-2016 19:06:50