Manado (ANTARA) - Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso pada latihan pra 'Operasi Keselamatan Samrat 2026' penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Operasi Keselamatan Samrat 2026 ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya nyata Polri dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran berkendara masyarakat di Sulawesi Utara," ujar Irwasda di Manado, Kamis.

Latihan ini bertujuan agar seluruh personel memahami target operasi (TO) serta cara bertindak yang humanis namun tetap tegas.

"Latihan ora operasi ini adalah instrumen penting untuk memastikan seluruh personel siap, baik secara mental maupun teknis," kata Irwasda.

Fokus utama 'Operasi Keselamatan Samrat 2026' adalah tindakan preventif dan edukatif. 

"Kita ingin masyarakat bukan takut karena ada petugas, tetapi sadar karena keselamatan adalah kebutuhan. Saya berharap seluruh personel menjalankan tugas dengan profesional, hindari pelanggaran, dan jadilah teladan bagi masyarakat dalam berlalu lintas," ajak Irwasda.

"Operasi Keselamatan Samrat 2026'  dijadwalkan akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026.

Irwasda mengatakan, latihan tersebut merupakan langkah penting untuk menyamakan persepsi, pola tindak, serta meningkatkan kemampuan personel di lapangan sebelum operasi benar-benar digulirkan.

"Melalui operasi ini, diharapkan tercipta situasi yang kondusif di wilayah hukum Polda Sulut," ujar Irwasda didampingi Karo Ops, dan dihadiri oleh Kabag Ops dan Kasat Lantas jajaran Polda Sulut.