Manado (ANTARA) - Pada triwulan II tahun 2025 volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencapai Rp1,8 triliun.

"Peningkatan nominal transaksi menggunakan QRIS hingga mencapai 220,71 persen," kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut Joko Supratikto, dalam Seminar Nasional ISEI Cabang Manado Sulut 2025, di Manado, Kamis.

Dia mengatakan perkembangan akseptasi QRIS di Sulut  sebagai game changer sistem pembayaran. QRIS mampu meningkatkan akseptasi ekonomi dan keuangan digital di Sulut. 

Hal ini turut meningkatkan inklusi keuangan, per Juni 2025, jumlah merchant dan pengguna QRIS mencapai 332 ribu merchant dan lebih dari 503 ribu pengguna. 

Peningkatan ini merupakan hasil dari berbagai program sinergi, koordinasi dan gimmick yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut bersama dengan berbagai mitra kerja strategis dalam rangka terus mendorong peningkatan akseptasi digital di Sulawesi Utara.

Joko menjelaskan digitalisasi sistem pembayaran semakin diterima oleh masyarakat Sulut. 

Preferensi masyarakat untuk melakukan transfer ritel di Triwulan II 2025 mengalami perubahan dari SKN ke BI-Fast yang diproses secara real time dan available 24 jam. 

Nilai transaksi SKN sebesar Rp2,40 Triliun atau turun 8,48 persen (yoy) dengan disertai pertumbuhan nominal BI-Fast menjadi sebesar Rp30,6 Triliun atau tumbuh 24,26 persen (yoy). 

Ia mengatakan, transaksi nilai besar melalui BI-RTGS untuk periode yang sama juga mengalami kenaikan 7 persen (yoy) dengan nominal transaksi Rp5,65 Triliun.


Kepala BI mengatakan terdapat peningkatan nominal transaksi selain QRIS, juga Uang Elektronik (UE) sebesar 29,57 persen (yoy) mencapai Rp616 miliar, dan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) naik 1,85 perseb (yoy) dengan nominal Rp18,13 Triliun.

"BI Sulut berkomitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulut untuk meningkatkan PDRB dan pencapaian visi Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan," katanya. 

Bersama dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya, BI mengharapkan agar kegiatan Seminar Nasional ISEI Cabang Manado Sulut 2025 dapat memberikan manfaat serta sinergi kerja bersama untuk merealisasikan pertumbuhan ekonomi Sulut yang lebih tinggi dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Sulut.


Pewarta : Nancy Tigauw
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026