Danrem 131/Santiago bekali bela negara kepada mahasiswa Unsrat
Rabu, 6 November 2024 5:06 WIB
Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo M Turnip bersama para dosen dan mahasiswa. ANTARA/HO-Penrem 131 Santiago
Manado (ANTARA) - Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo M Turnip memberikan materi "Karakter Bela Negara" bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pada kegiatan seminar "Pendidikan Karakter" di Manado, Selasa (5/11).
Danrem Martin Susilo Turnip menyampaikan bela negara merupakan sikap dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa serta negara yang dijiwai kecintaan kepada NKRI, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Bela negara juga untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan negara dari berbagai ancaman.
Nilai dasar bela negara terdiri atas cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta kemampuan awal bela negara.
"Bentuk upaya bela negara berdasarkan pasal 9 ayat (2) UURI Nomor 3 Tahun 2002 pertahanan negara ditentukan bahwa keikutsertaan warga negara dalam usaha pembelaan negara diselenggarakan melalui, pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau wajib dan pengabdian sesuai profesi," katanya.
Pada kegiatan tersebut, dilaksanakan sesi tanya jawab yang juga menjadi bagian penting sebagai sarana dialog dua arah antara mahasiswa dengan danrem.
Suasana kuliah umum yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Sam Ratulangi tersebut, berjalan dengan penuh kehangatan, semangat, komunikatif, dan keakraban.
Kegiatan ini dihadiri, antara lain Rektor Universitas Sam Ratulangi Oktovian Berty Alexander Sompie, Kepala BNNP Sulawesi Utara Brigjen Pol Pietra Ratulangi, Kasiter Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Lucky Sonny Maramis, Anggota DPD RI Sulut Maya Rumantir, Pimpinan Satgas PPKS Unsrat Josephine Louise Pinky Saerang, Dekan Fakultas Pertanian Unsrat Dedie Tooy, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Unsrat Tineke Marlyn Langi, para dosen, dan pengajar.
Danrem Martin Susilo Turnip menyampaikan bela negara merupakan sikap dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa serta negara yang dijiwai kecintaan kepada NKRI, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Bela negara juga untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan negara dari berbagai ancaman.
Nilai dasar bela negara terdiri atas cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta kemampuan awal bela negara.
"Bentuk upaya bela negara berdasarkan pasal 9 ayat (2) UURI Nomor 3 Tahun 2002 pertahanan negara ditentukan bahwa keikutsertaan warga negara dalam usaha pembelaan negara diselenggarakan melalui, pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau wajib dan pengabdian sesuai profesi," katanya.
Pada kegiatan tersebut, dilaksanakan sesi tanya jawab yang juga menjadi bagian penting sebagai sarana dialog dua arah antara mahasiswa dengan danrem.
Suasana kuliah umum yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Sam Ratulangi tersebut, berjalan dengan penuh kehangatan, semangat, komunikatif, dan keakraban.
Kegiatan ini dihadiri, antara lain Rektor Universitas Sam Ratulangi Oktovian Berty Alexander Sompie, Kepala BNNP Sulawesi Utara Brigjen Pol Pietra Ratulangi, Kasiter Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Lucky Sonny Maramis, Anggota DPD RI Sulut Maya Rumantir, Pimpinan Satgas PPKS Unsrat Josephine Louise Pinky Saerang, Dekan Fakultas Pertanian Unsrat Dedie Tooy, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Unsrat Tineke Marlyn Langi, para dosen, dan pengajar.
Pewarta : Jorie MR Darondo
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Mensesneg sebut RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing masih wacana
16 January 2026 7:12 WIB
Pangdam Merdeka: Sekolah Rakyat wujud perhatian negara buka akses pendidikan
16 January 2026 7:07 WIB
Dirreskrimum: Penyebab sementara kematian mahasiswa Unima adalah gantung diri
12 January 2026 21:40 WIB
Kasus kematian mahasiswa Unima, DPR: Negara wajib pastikan kampus jadi ruang aman
11 January 2026 9:51 WIB