Pemeriksaan kesehatan jadi mudah dan sederhana berkat 'Mobile JKN'
Kamis, 31 Oktober 2024 10:32 WIB
Cici merasakan kemudahan setelah menggunakan aplikasi 'Mobile JKN'. ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Cabang Tondano
Manado (ANTARA) - Teknologi sekarang ini sangat memudahkan dalam banyak hal, termasuk dalam hal kesehatan.
Aplikasi 'Mobile JKN' misalkan, membuat pemeriksaan kesehatan menjadi lebih sederhana dan mudah diakses.
"Saya ingin lebih banyak mahasiswa tahu tentang layanan ini, karena tidak ada alasan lagi untuk tidak peduli dengan kesehatan," kata Cici, salah seorang mahasiswa di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara yang merupakan peserta BPJS Kesehatan, Kamis.
Dengan semangat tersebut, Cici berharap ia bisa menjadi contoh bagi teman-temannya.
Ia percaya bahwa dengan adanya kesadaran yang lebih baik tentang pentingnya kesehatan, mahasiswa dapat fokus pada studi tanpa harus khawatir tentang kesehatan yang terabaikan.
Cici juga melihat bahwa aplikasi 'Mobile JKN' memiliki potensi besar untuk mengubah cara masyarakat terutama mahasiswa dalam mengakses layanan kesehatan.
"Dengan layanan yang mudah dan praktis ini, kesehatan kita lebih terjaga. Saya harap lebih banyak mahasiswa yang memanfaatkan teknologi seperti ini untuk menjaga kesehatan mereka," tutupnya.
Pengalaman Cici menunjukkan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan di tengah kesibukan kehidupan modern.
"Dengan adanya aplikasi Mobile JKN, pemeriksaan kesehatan menjadi lebih mudah, cepat, dan dapat dilakukan kapan saja," katanya.
Cici adalah contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat menjaga kesehatan mereka dengan lebih baik menggunakan teknologi.
"Melalui kesadaran dan aksesibilitas layanan kesehatan yang semakin mudah, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memperhatikan kesehatan mereka dan mengambil langkah-langkah preventif untuk masa depan yang lebih sehat," katanya menambahkan.
Aplikasi 'Mobile JKN' misalkan, membuat pemeriksaan kesehatan menjadi lebih sederhana dan mudah diakses.
"Saya ingin lebih banyak mahasiswa tahu tentang layanan ini, karena tidak ada alasan lagi untuk tidak peduli dengan kesehatan," kata Cici, salah seorang mahasiswa di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara yang merupakan peserta BPJS Kesehatan, Kamis.
Dengan semangat tersebut, Cici berharap ia bisa menjadi contoh bagi teman-temannya.
Ia percaya bahwa dengan adanya kesadaran yang lebih baik tentang pentingnya kesehatan, mahasiswa dapat fokus pada studi tanpa harus khawatir tentang kesehatan yang terabaikan.
Cici juga melihat bahwa aplikasi 'Mobile JKN' memiliki potensi besar untuk mengubah cara masyarakat terutama mahasiswa dalam mengakses layanan kesehatan.
"Dengan layanan yang mudah dan praktis ini, kesehatan kita lebih terjaga. Saya harap lebih banyak mahasiswa yang memanfaatkan teknologi seperti ini untuk menjaga kesehatan mereka," tutupnya.
Pengalaman Cici menunjukkan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan di tengah kesibukan kehidupan modern.
"Dengan adanya aplikasi Mobile JKN, pemeriksaan kesehatan menjadi lebih mudah, cepat, dan dapat dilakukan kapan saja," katanya.
Cici adalah contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat menjaga kesehatan mereka dengan lebih baik menggunakan teknologi.
"Melalui kesadaran dan aksesibilitas layanan kesehatan yang semakin mudah, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memperhatikan kesehatan mereka dan mengambil langkah-langkah preventif untuk masa depan yang lebih sehat," katanya menambahkan.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo: MBG, kesehatan gratis, pendidikan adalah motor kesejahteraan bangsa
02 February 2026 17:23 WIB
Gibran turun langsung tinjau banjir dan minta prioritaskan kesehatan warga
19 January 2026 19:33 WIB
Dewan Komisaris Pertamina tinjau RSOJ Makassar, dorong penguatan layanan kesehatan
13 January 2026 21:30 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Ahli dari Hospital Singapore jelaskan keuntungan transplantasi hati dari donor hidup
22 January 2026 20:53 WIB