Uskup Manado ajak perlakukan alam sekitar secara baik
Senin, 11 Maret 2024 16:39 WIB
Uskup Manado, Mgr Estephanus Rolly Untu saat acara Penananam Pohon dan Penghijauan di Kebun Paroki St. Antonius Padua Tara-Tara, Kota Tomohon, Sulut, Senin. (Foto ANTARA/Guido)
Manado (ANTARA) - Uskup Manado, Mgr Estephanus Rolly Untu MSC mengajak umat Katolik dan masyarakat umum memberlakukan alam sekitarnya secara baik dan mempergunakan sesuai pertunjukkannya.
“Kehidupan kta sepenuhnya bergantung pada hasil alam, maka mari kita perlakukan secara baik,” kata Uskup Rolly saat acara Penananam Pohon dan Penghijauan di Kebun Paroki St. Antonius Padua Tara-Tara, Kota Tomohon, Sulut, Senin.
Pemimpin Umat Katolik di Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah itu mengatakan, tidak bisa dibayangkan apa yang terjadi jika alam sudah rusak dan tidak produktif lagi, pasti dampaknya akan mempengaruhi kehidupan manusia.
Untuk menjaga alam sekitarnya tetap baik dan berguna bagi masyarakat, kata Mgr Rolly maka peran seluruh masyarakat sangat penting, seperti halnya yang dilakukan Kaum Bapak Katolik(KBK) Keuskupan Manado dan Kevikepan Tomohon serta KBP Paroki Tara-Tara.
Umat Katolik Keuskupan Manado dalam upaya membangkitkan peran peduli lingkungan alam sekitar dan kebermanfaatannya bagi kehidupan, kata Uskup Rolly maka berupaya mewujudkan melalui tema aksi puasa pembangunan(APP) tahun 2024 dengan tema “Ekonomi yang berkeadilan ekologis”.
Ketua Umum KBK Keuskupan Manado, Edwin Kindangen mengatakan kegiatan penanaman pohon penghijauan ini, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara(Sulut).
“Ini diharapkan menggugah kepedulian kepada seluruh masyarakat Sulut dan Indonesia pada umumnya, “ kata Edwin yang juga Kepala Dinas Perkebunan Sulut.
Selanjutnya dia berharap, aks nyata dilakukan kelompok kaum bapak di seluruh Kevikepan hingga Paroki yang ada di seluruh Keuskupan Manado.
Kegiatan penanaman bibit pohon. (Foto ANTARA/Guido)
“Kehidupan kta sepenuhnya bergantung pada hasil alam, maka mari kita perlakukan secara baik,” kata Uskup Rolly saat acara Penananam Pohon dan Penghijauan di Kebun Paroki St. Antonius Padua Tara-Tara, Kota Tomohon, Sulut, Senin.
Pemimpin Umat Katolik di Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah itu mengatakan, tidak bisa dibayangkan apa yang terjadi jika alam sudah rusak dan tidak produktif lagi, pasti dampaknya akan mempengaruhi kehidupan manusia.
Untuk menjaga alam sekitarnya tetap baik dan berguna bagi masyarakat, kata Mgr Rolly maka peran seluruh masyarakat sangat penting, seperti halnya yang dilakukan Kaum Bapak Katolik(KBK) Keuskupan Manado dan Kevikepan Tomohon serta KBP Paroki Tara-Tara.
Umat Katolik Keuskupan Manado dalam upaya membangkitkan peran peduli lingkungan alam sekitar dan kebermanfaatannya bagi kehidupan, kata Uskup Rolly maka berupaya mewujudkan melalui tema aksi puasa pembangunan(APP) tahun 2024 dengan tema “Ekonomi yang berkeadilan ekologis”.
Ketua Umum KBK Keuskupan Manado, Edwin Kindangen mengatakan kegiatan penanaman pohon penghijauan ini, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara(Sulut).
“Ini diharapkan menggugah kepedulian kepada seluruh masyarakat Sulut dan Indonesia pada umumnya, “ kata Edwin yang juga Kepala Dinas Perkebunan Sulut.
Selanjutnya dia berharap, aks nyata dilakukan kelompok kaum bapak di seluruh Kevikepan hingga Paroki yang ada di seluruh Keuskupan Manado.
Kegiatan penanaman bibit pohon. (Foto ANTARA/Guido)
Pewarta : Guido Merung
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kardinal: Prabowo dan Uskup Turang dekat sejak kecil serta ada hubungan keluarga
04 April 2025 19:36 WIB
Presiden Trump tuntut permintaan maaf dari uskup yang doakan kelompok migran
23 January 2025 8:48 WIB, 2025
Uskup Manado tetapkan Edwin Kindangen Ketua KBK Keuskupan Manado 2022-2026
09 September 2022 22:29 WIB, 2022
Uskup Ende memuji PLN manfaatkan FABA untuk bangun rumah warga miskin
07 February 2022 16:51 WIB, 2022
Uskup Mandagi: Cinta mengatasi kelelahan, cinta mengatasi kekurangan-kekurangan
11 January 2022 22:20 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG: Tiga kabupaten di Sulut berpotensi hujan lebat disertai angin kencang
06 February 2026 22:33 WIB
Badan Geologi minta masyarakat dan wisatawan tidak dekati kawah Gunung Lokon
06 February 2026 5:52 WIB
Insiden siswa SD bunuh diri karena tak mampu beli buku jadi atensi Presiden
05 February 2026 5:41 WIB