Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023 Manado merupakan kesempatan emas UMKM Manado meningkatkan kapasitas produk dan penjualan sehingga diharapkan mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja.
 
"AKI merupakan program unggulan Kemenparekraf untuk pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran etalase produk ekraf. Di kesempatan ini para finalis juga memiliki ruang untuk kolaborasi antar peserta dan memperluas pasar," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
 
Dirinya melihat bahwa target penciptaan 4,4 juta lapangan kerja bisa dicapai salah satunya melalui dukungan program ini.
 
Sandiaga menjelaskan ekonomi nasional pada kuartal II-2023 tumbuh sebesar 5,17 persen (yoy) yang ditopang oleh konsumsi rumah tangga.
 
Peserta AKI yang merupakan pelaku UMKM, juga diharapkan mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan konsumsi masyarakat melalui produk-produk yang dihadirkan, mulai dari kuliner, kriya, fesyen dan lainnya.
 
"Berkat AKI, lini pariwisata dan ekonomi kreatif menunjukkan geliat yang sangat kuat," ujarnya lagi.

Nantinya satu finalis terbaik AKI Manado akan berpartisipasi dalam puncak acara AKI yang berlangsung pada September bersama dengan pelaku ekraf terbaik lainnya dari 16 kabupaten/kota Indonesia.
 
Sandiaga dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Utara ini, memberikan kejutan kepada 27 finalis Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023 Manado dengan hadir dalam acara ramah tamah.


 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menparekraf: AKI 2023 momentum tingkatkan kapasitas produk UMKM Manado

Pewarta : Sinta Ambarwati
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2024