Manado (ANTARA) - Dinas lingkungan hidup (DLH) Manado, segera memulai pemangkasan, pohon-pohon, di daerah tersebut kembali. Tujuannya untuk menghindari jatuhnya korban, karena tertimpa ranting, cabang atau batang pohon, karena angin kencang. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado, Franky Porawouw, mengatakan, pemangkasan hingga penebangan pohon, akan dilakukan di sejumlah jalan utama kota. 

"Kami akan memulai penebangan pohon di sekitar jalan 17 Agustus, kemudian di Sam Ratulangi dan arah ke Bandara di Jln AA Maramis dan Yos Sudarso," kata Porawouw, di Manado, Rabu. 

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan pembersihan pohon-pohon tumbang di sejumlah jalan di Manado. Membersihkan dan memotong batang hingga rantingnya, agar jangan patah saat angin kencang bertiup dan hujan deras mengguyur bumi.

"Supaya tidak menimpa pengguna jalan, baik pengendara, pengemudi maupun pejalan kaki. Karena jika dibiarkam, bisa saja merenggut nyawa orang tidak berdosa," kata Porawouw. 

Dia mengatakan, selain untuk keselamatan manusia, pemangkasan hingga penebangan pohon peneduh jalan, dilakukan untuk memelihara fasilitas umum yang dibangun pemerintah untuk masyarakat, seperti jalan dan drainase. 

Dia mengatakan, pohon yang sudah terlalu besar, berpotensi menimbulkan masalah. Mulai dari bisa menyebabkan kematian karena tertimpa, juga akar-akarnya merusak dinding drainase dan mengurangi kelebarannya, juga bisa menyebabkan kerusakan di aspal. 

"Maka pemangkasan dilakukan melihat potensi pohon, apakah merusak atau tidak," katanya. 

Dia menambahkan, pihaknya juga menyilakan masyarakat mengambil batang-batang pohon yang ditebang. Supaya bisa meringankan pengakutan.
 

Pewarta : Joyce Hestyawatie B

Copyright © ANTARA 2024